Walikota Mataram Belum Cabut SE Membolehkan Masyarakat Shalat Ied di Masjid

Mataram, Talikanews.com – Walikota Mataram, H Ahyar Abduh belum mencabut SE nomor : 009/100/Bks-Pol/V/2020 tentang pelaksanaan shalat idul Fitri 1syawal 1441 H dan perayaan lebaran topat di wilayah Kota Mataram.

“SE membolehkan masyarakat untuk melaksanakan shalat Ied berjamaah saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H di lingkungan yang terkategori zona hijau belum dicabut kalaupun SKB dicabut,” Kepala Dinas Komunikasi Informasi Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa, Rabu 20 Mei 2020.

Dia menjelaskan, untuk masyarakat di lingkungan yang sudah masuk kategori zona merah, diimbau supaya melaksanakan sholat Ied di rumah baik berjamaah maupun sendiri-sendiri.

“Ini demi mencegah penyebaran corona. Masyarakat yang di lingkungan zona merah kita imbau untuk sholat Ied di rumah masing-masing. Sedangkan yang di zona hijau, boleh tetapi pelaksanaannya juga akan menerapkan protokol Covid-19 dibantu petugas Gugus Tugas,” kata dia.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Mataram ini menyampaikan, kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran corona di Mataram.

Menurutnya, di Kota Mataram jumlah kasus positif corona mulai melandai dan angka kesembuhan semakin meningkat. Namun, penerapan protokol Covid-19 jangan sampai kendor, agar tidak kembali terjadi transmisi penularan.

Saat ini Pemkot Mataram masih memberlakukan Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL), di mana potensi masyarakat dan aparatur di tingkat lingkungan dilibatkan untuk menjaga wilayah masing-masing dalam hal kedisiplinan warga mentaati anjuran pemerintah.

Ia menambahkan, pelaksanaan sholat Ied nantinya, masyarakat dari zona merah dilarang ke lingkungan zona hijau, sebaliknya dari zona hijau dilarang memasuki zona merah.

“Jadi keputusan ini demi kebaikan bersama. Nanti Kepala Lingkungan dan perangkat di wilayahnya yang akan mengatur baik yang zona merah dan juga zona hijau. Saat ini kita tercatat ada 59 lingkungan yang masuk zona merah, karena ditemukan kasus positif,” katanya.

Secara nasional, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan Shalat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.

Fatwa MUI nomor 28 tahun 2020, sholat Idul Fitri diperbolehkan dilaksanakan di rumah. Kemudian, SE Menteri Agama RI Nomor : SE. 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah pandemi wabah Covid-19. Selain itu, sesuai keputusan bersama Gubernur NTB, Ketua DPRD, Kapolda, Kabinda, Kakanmenag, Danrem, Ketua MUI, Ketua pengurus NU, Muhammadiyah, nomor : 220/189/BKBPDN/2020, Nomor : Kep/288/V/2020, Nomor : B/1658/KW.19.1/2/KV.00/3/2020, Nomor : B/652/V/2020 tentang Pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah pandemi.

Keputusan Bersama Walikota Mataram, Ketua DPRD Kota Mataram, Dandim
1606/Lombok Barat, Kapolres, Kepala
Kantor Kemenag Kota Mataram, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kota Mataram tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan
Idul Fitri 1 Syawal 1441 H ditengah pandemi wabah COVID-19 nomor : 009/086/Bks-Pol/IV/2020, Nomor : 170/81/DPRD/IV/2020,
Nomor : SE/03/IV/2020, Nomor : SE/02/IV/2020/Resta Mtr, nomor : 825/IV/2020, Nomor : 022/MUI/Kota/IV/2020 tentang
Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah andemi wabah COVID-19;

Berikut ini daftar Lingkungan Zona Merah yang diimbau Sholat Idul Fitri di rumah :

AMPENAN
1. Gatep
2. Kampung Melayu
3. Melayu Bangsal
4. Baturaja
5. Tinggar
6. Selaparang
7. Pondok Perasi
8. Dayan Peken
9. Kebon Roek
10. Pelembak
11. Dasan Sari
12. Karang Baru
13. Moncok Karya
14. Pejarakan
15. Kebon Bawak Barat
16. Kebon Jeruk Baru
17. Pejeruk Bangket
18. Pejeruk Desa
19. Kapitan
20. Taman Seruni

CAKRANEGARA
21. Gubug Panaraga
22. Karang Kemong
23. Getap Barat
24. Karang Taliwang
25. Karang Jero
26. Kelodan
27. Rungkang Jangkuk

MATARAM
28. Pagesangan Baru
29. Karang Genteng
30. Pesongoran
31. Petemon

SANDUBAYA
32. Babakan Barat
33. Babakan Timur
34. Butun Indah
35. Karang Rundun
36. Pengempel Indah
37. Tembelok
38. Nyangget
39. Lengdang Lekong

SEKARBELA
40. Citra Warga
41. Pande
42. Karang Pule
43. Pande Besi
44. Gerisak
45. Kekalik Indah
46. Kekalik Kijang
47. Kekalik Timur
48. Bagek Kembar

SELAPARANG
49. Gapuk tengah
50. Suradadi
51. Gomong Timur
52. Kamasan
53. Monjok Perluasan
54. Cemara
55. Udayana
56. Monjok Baru
57. Monjok Baru Timur
58. Dasan Lekong
59. Rembiga Barat

 

Related Articles

Back to top button