Angka Sembuh dari Covid-19 di NTB Capai 219 Orang, Sisa Masih Terpapar 139 Kasus

Mataram, Talikanews.com – Masyarakat Nusa Tenggara Barat harus gembira angka kesembuhan dari Covid-19 update per tanggal 16 Mei 2020 sebanyak 219 orang. Dimana, sisa yang masih terpapar virus corona 139 kasus.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi menyampaikan, dengan adanya tambahan 7 (tujuh) kasus baru terkonfirmasi positif, sebanyak 19 tambahan sembuh baru,
dan tidak ada kematian baru. Maka, jumlah pasien positif Covid-19 sampai hari ini sebanyak 365 orang, dengan rincian 219 orang sudah sembuh, 7 (tujuh) meninggal
dunia, serta 139 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

“Laboratorium RSUD Provinsi NTB periksa 115 sampel dengan hasil 144 sampel negatif, 4 (empat) sampel positif ulang, dan 7
(tujuh) sampel kasus baru positif Covid-19,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB itu juga memaparkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 850 orang
dengan perincian 381 orang (45%) PDP masih dalam pengawasan, 469 orang (55%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.320 orang, terdiri dari 301 orang (6%) masih dalam pemantauan dan 5.019 orang (94%) selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 4.867 orang, terdiri dari 1.961 orang (40%) masih dalam pemantauan dan 2.906 orang (60%) selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 57.375 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 4.502 orang
(8%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 52.873 orang (92%).

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah tetap disiplin menerapkan protokol pencegahan Covid-19, mengikuti seluruh anjuran dan himbauan pemerintah, tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu
mencuci tangan dengan sabun di air mengalir,” kata dia.

Dia mengatakan, pemerintah bersama jajaran TNI dan Polri juga akan terus meningkatkan penegakan disiplin protokol pencegahan Covid-19, diantarnya adalah wajib penggunaan masker selama di luar rumah.

“Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada petugas kesehatan yang tanpa lelah memberikan pelayanan, baik pencegahan penyebaran Covid-19 di masyarakat maupun pelayanan pengobatan kepada pasien positif Covid-19 di rumah sakit,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button