Hari Ini, 33 Pasien Positif Covid-19 di NTB Dinyatakan Sembuh, 6 Kasus Terpapar Baru

Mataram, Talikanews.com – Angka pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh oleh Tim Medis Covid-19 di Nusa Tenggara Barat terus meningkat. Hari ini, Kamis 14 Mei 2020, sebanyak 33 orang sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil 2 kali Swab negatif.
Selain adanya jumlah sembuh cukup signifikan itu, terdapat 6 kasus penambahan positif virus baru.
“Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS Unram, dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark telah periksa 233 sampel dengan hasil 211 sampel negatif, 16 sampel positif ulang, dan 6 (enam) sampel kasus baru positif,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB HL Gita Ariyadi.
Dia memaparkan 6 kasus baru positif yakni asien nomor 351, AN, (60) laki-laki, Batuyang, Pringgabaya, Lombok Timur. Kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 218. Pasien nomor 352, N, (42) perempuan, Labuan Lombok, Pringgabaya, Lombok Timur. Kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 156. Pasien nomor 353, F, (27) perempuan, Turida, Sandubaya, Kota Mataram. Kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 312. Pasien nomor 354, A, (42) perempuan, Pejeruk, Ampenan, Kota Mataram. Kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 309.
Kemudian, pasien nomor 355, U, (19) perempuan, warga Desa Sai, Suromandi, Kabupaten Bima. Pernah melakukan perjalanan ke Tangerang Banten. Pasien nomor 356, MEE, (22) laki-laki, warga Desa Sanolo, Bolo, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Ponorogo Jawa
Timur.
“Dengan adanya tambahan 6 (enam) kasus baru terkonfirmasi positif, 33 tambahan sembuh baru dan tidak ada kematian baru, sehingga jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 356 orang, dengan rincian 183 orang sudah sembuh, 7 (tujuh) meninggal
dunia, serta 166 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” kata dia.
Sekretaris Daerah Provinsi NTB itu juga menegaskan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.
Mengenai populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG). Sebanyak 1.030 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil
reaktif 30 orang, 1.753 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 100 orang reaktif, 3.272 PPTG dan OTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 548 orang reaktif, serta PPTG dan OTG perjalanan Bogor dan Jakarta diperiksa 838 orang dengan hasil 24 orang reaktif.
“Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” paparnya.
Dia juga memaparkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 809 orang dengan perincian 422 orang (52%) PDP masih dalam pengawasan, 387 orang (48%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.299 orang, terdiri dari 354 orang (7%) masih dalam pemantauan dan 4.945 orang (93%) selesai pemantauan.
Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 4.840 orang, terdiri dari 2.295 orang (47%) masih dalam pemantauan dan 2.545 orang (53%) selesai pemantauan.
Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 56.847 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 5.004 orang (9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 51.843 orang (91%).
Sedangkan angka pasien sembuh baru hari ini sebanyak 33 orang merupakan kabar yang menggembirakan bagi kita semua, sehingga total pasien yang sembuh sebanyak 183 orang atau 51,4 persen dari total pasien positif Covid-19 sebanyak 356 orang.
Meski terjadi angka lonjakan pasien yang sembuh hari ini, namun setiap hari juga masih terjadi tambahan kasus positif baru dengan jumlah yang tidak sedikit, meskipun trendnya mengalami penurunan.
Hal tersebut mengharuskan kita semua untuk tetap disiplin dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19, mengikuti seluruh anjuran dan himbauan pemerintah, tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. (TN-red)





