Update Delapan Kasus Baru Covid-19, 11 Sembuh, Total masih Terpapar di NTB 215 Orang

Mataram, Talikanews.com – Setelah beberapa hari penambahan kasus positif di NTB tidak signifikan. Senin 11 Mei 2020, terkonfirmasi kasus baru sebanyak 8 orang. 11 tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 339 orang, dengan rincian 117 orang sudah sembuh, 7 (tujuh) meninggal dunia, serta 215 orang masih terpapar.

“Laboratorium RSUD Provinsi NTB dan
Laboratorium RS Unram telah memeriksa 278 sampel dengan hasil 260 sampel negatif, 10 positif ulang dan 8 sampel kasus baru positif Covid-19,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi.

Adapun kasus baru itu yakni, pasien nomor 332, inisial USS, (52) laki-laki, Desa Bajur,
Labuapi, Lombok Barat. Tidak pernah perjalanan jauh dan tidak ada kontak pasien positif. Pasien nomor 333, inisial M, (31) laki-laki, Desa Taman Ayu, Gerung, Lombok Barat. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 173. Pasien nomor 334, inisal S, (42) laki-laki, Desa Kramajaya, Narmada, Lombok Barat. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 260.

Pasien nomor 335, J, (29) perempuan, Desa Kramajaya, Narmada, Lombok Barat. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 260. Pasien nomor 336, M, (40) perempuan, Desa Penimbung, Gunung Sari, Lombok Barat. Tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak erat pasien positif. Pasien nomor 337, insial S, (4,5 tahun) perempuan, Desa Paok Lombok, Suralaga, Lombok Timur. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 98.

Pasien nomor 338, inisial ANK, (5 bulan) perempuan, Desa Toya, Aikmel, Lombok Timur. Tidak pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak ada kontak dengan orang sakit. Pasien nomor 339, inisial RH, (10) laki-laki, Desa Belanting, Sambelia, Lombok Timur. Kontak dengan pasien Covid-19 nomor 155.

“Selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat 11 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif,” kata dia.

Pasien nomor 167, U, (45) laki-laki, penduduk Desa Lantan, Batu Kliang Utara, Lombok Tengah. Pasien nomor 173, AN, (60) laki-laki, Taman Ayu, Gerung, Lombok Barat. Pasien nomor 197, M, (40) perempuan, Desa Moyot, Sakra, Lombok Timur. Pasien nomor 200, B, (52) laki-laki, Senteluk, Batulayar, Lombok Barat. Pasien nomor 203, S, (52) laki-laki, Desa Meninting, Batulayar, Lombok Barat.

Kemudian pasien nomor 206, D, (23) laki-laki, Batulayar, Batulayar, Lombok Barat. Pasien nomor 216, ZS, (10) laki-laki, Toya, Aikmel, Lombok Timur. Pasien nomor 258, AM, (32) laki-laki, Terara, Terara, Lombok Timur. Pasien nomor 275, ENP, (2) perempuan, Sekarteja, Selong, Lombok Timur. Pasien nomor 281, A, (36) perempuan, Desa Belanting, Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 284, UAQ, (1) laki-laki, Kelurahan Pagutan, Mataram, Kota Mataram.

Gita menegaskan, ntuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Dia memaparkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 758 orang
dengan perincian 430 orang PDP masih dalam pengawasan, 328 orang PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.260 orang, terdiri dari 451 orang masih dalam pemantauan dan 4.809 orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 4.123 orang, terdiri dari 2.034 orang masih dalam pemantauan dan 2.089 orang selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 56.053 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 5.616 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 50.437 orang.

“Beberapa waktu ini trend kesembuhan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga hari ini total kesembuhan mencapai 34,51persen, sedangkan angka kematian sebesar 2,06 persen. Ini menunjukkan bahwa penanganan Covid-19 di Provinsi NTB berjalan dengan baik. Optimisme ini selanjutnya juga harus diikuti dengan kepatuhan masyarakat untuk disiplin mengikuti seluruh protokol pencegahan dan penanganan Covid-19, termasuk patuh mengikuti seluruh himbauan dan instruksi pemerintah,” tuturnya.

Penanganan Covid-19 berbasis PCBL/PCBD di beberapa kabupaten/kota serta langkah-langkah dan kebijakan lainnya harus didukung sepenuhnya oleh masyarakat. Termasuk instruksi Gubernur NTB terkait kewajiban menggunakan masker untuk semua diseluruh aktivitas masyarakat di luar rumah.

Terbukti 70 persen pencegahan Covid-19 ada dipenggunaan masker, sehingga diharapkan kepada seluruh masyarakat NTB senantiasa menggunakan masker disetiap aktivitasnya selama masa pandemi Covid-19.

“Diingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa penyakit Covid-19 ini bukanlah suatu aib. Kita semua tidak ingin penyakit ini menimpa diri kita dan orang-orang terdekat yang kita sayangi,” tegas dia.

Oleh karenanya, jika ada diantara saudara-saudara kita yang positif Covid-19 hendaknya tidak dikucilkan. Justeru harus bersama-sama bergotong royong, menyemangati serta membantu memenuhi keperluan selama masa karantina dan penyembuhannya.

“Masyarakat harus berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir,” pungkasnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button