Politik

KTS Foundation dan Gapura Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Masyarakat Lansia

Lombok Tengah, Talikanews.com – KTS Foundation dan Gabungan Pemuda Utara (Gapura) salurkan ratusan paket sembako bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, didalamnya para Lanjut Usia (Lansia).

Kegiatan bagi ratusan Sembako itu kerjasama dengan salah Seoarang anggota DPRD Loteng Dapil 6 Batukeliang-Batukeliang Utara, H. M Sidik.

Sidik mengatakan, kegiatan bagi-bagi sembako untuk masyarakat lansia ini merupakan program rutin yang terus di galakkan KTS Fondatioan dengan melibatkan semua pemuda yang ada di wilayah binaanya.

“Kegiatan diperuntukkan bagi masyarakat jompo, kurang mampu dan lansia. Kegiatan ini bukan hanya disaat darurat covid-19 saja tetapi secara berkelanjutan,” ungkapnya saat salurkan sembako, Sabtu (09/05).

Dia berterima kasih kepada semua masyarakat dan pemuda yang telah ikut berpartisipasi dan peduli terhadap kepentingan masyarakat terlebih saat ini, masyarakat banyak yang terdampak dengan covid-19.

“Saya bersyukur atas dukungan semua masyarakat yang ikut berpartisipasi dan peduli terhadap sesama,” kata dia.

Sidik juga memita Pemda Lombok Tengah untuk segera mengaktifkan pasar buah yang telah dibangun di tiga lokasi yang ada di wilayah bagian utara

“Apa alasan pemda sehingga sampai hari ini belum mengaktifkan pasar buah itu, Seharusnya pemda segera mengaktifkannya jangan tunggu rusak baru di tempati, karena keberadaan pasar itu mampu bangkitkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur KTS Pundation M.Tanwir mengatakan ditengah pandemi Covid-19, kebanyakan petani-petani ikut terdampak terhadap hasil panennya disebabkan tidak ada pembeli. Atas dasar itu pihaknya berinisiatif untuk mengumpulkan dana secara iuran untuk membeli hasil kebun para petani seperti Durian, Jeruk, Pepaya dan lainya untuk dijual lagi.

“Kami KTS Fondasien sangat perihatin terhadap nasib para petani kita yang merugi karena hasil kebunnya. Sementara pemerintah daerah sampai saat ini belum ada bentuk kepeduliannya terhadap nasib para petani,” cetusnya.

Ia juga mengatakan dana yang dipakai untuk membeli sembako itu bersumber dari hasil penjualan buah-buahan milik petani yang di kumpulkan bersama Gapura.

“Dana untuk membeli sembako itu murni hasil pejualan buah-buahan yang kita kumpulkan bersama,” pungkasnya. (TN-03)

Related Articles

Back to top button
Close