Selalu Hadir di Tengah Masyarakat, Dandim 1615/Lotim Apresiasi Kinerja Babinsa Kodim

Lombok Timur, Talikanews.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1615/Lotim, Letkol. Infanteri. Agus Prihanto Donny, mengapresiasi eksistensi Babinsa Kodim yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama di tengah pandemi Covid-19 ini.

Hal itu disampaikan saat memberikan arahan kepada para Danramil dan Pasi Kodim Lotim di ruang rapat Makodim pada Selasa (5/5).

Menurutnya Keberadaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) memang harus selalu dirasakan oleh masyarakat tempatnya bertugas.

“Setiap permasalahan yang ada di dusun ataupun desa binaan harus langsung direspon dan ditindaklanjuti, guna memberikan solusi yang tepat,” ungkapnya. Selasa (05/05).

Menurutnya, kondisi yang kita saat ini membutuhkan kekompakan dan kebersamaan dari semua pihak, baik dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan juga masyarakat.

“Semua harus bersinergi, bahu membahu bergotong-royong dan saling mengingatkan, supaya penyebaran dan penularannya bisa cepat diatasi,” ujarnya.

Agus Donny juga mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi gerak cepat para Babinsa yang selalu bersinergi dengan Babinkamtibmas.

Juga dengan pemerintah desa di lapangan untuk mendorong pemberlakuan pembatasan sosial berskala lingkungan (PSBL) dan pembatasan sosial berskala dusun/desa (PSBD)

Seperti, memasang portal di perbatasan desa atau pintu masuk dusun, pemberlakukan jam dan patroli malam untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas, serta mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker.

“Alhamdulillah sampai saat ini, masing-masing dusun dan desa sudah proaktif membuat portal dan pemberlakuan jam malam, ini dari kita oleh kita untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ungkap alumnus Akmil 2001 tersebut.

Selain itu, Dandim 1615/ Lotim itu juga meminta agar para Babinsa terus mengawal dan membatu pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat sehingga bantuan tepat sasaran.

“Tolong, kawal dan bantu pemerintah desa dalam proses distribusi bantuan sembako,” pintanya. (TN-08)

Related Articles

Back to top button