Rapat Finalisasi JPS Gemilang Tahap II, Gubernur NTB: Masalah Tidak Boleh Terulang

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah pimpin rapat finalisasi penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap II bersama bersama seluruh stakeholders terkait karena akan sasar 125 Ribu Kepala Keluarga.

Pada kesempatan itu, Gubernur sapaan Dr Zul itu menekankan supaya data penerima tidak boleh salah. “Masalah tidak boleh terulang. JPS Gemilang tahap II ini usahakan lebih baik dari sebelumnya, dengan misi utama melibatkan sebanyak mungkin UKM lokal yang ada di NTB,” ungkapnya di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (6/5).

Dr Zul kembali menegaskan, jangan sampai kekurangan pada tahap pertama terulang. Tahap kedua ini harus lebih baik. Misi utama kmelibatkan sebanyak mungkin UKM di NTB.

Politisi PKS ini menjelaskan, Pemprov NTB akan berusaha mengatasi berbagai permasalahan yang muncul pada pemberian paket sembako dan masker plus suplemen JPS Gemilang sebelumnya. Seperti pada masalah data, produk, hingga pada proses pendistribusiannya.

Pendataan tahap dua ini akan disisir berjenjang, dengan pemberian kuota yang lebih proporsional di setiap desa. Dia juga ingin memastikan agar data penerima JPS Gemilang dapat diverifikasi dan divalidasi oleh kepala desa, dalam hal ini kepala desa boleh menambah atau mengurangi data penerima sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

JPS Gemilang tahap II ini masih dalam bentuk paket sembako dan masker plus suplemen. Bedanya pada tahap ini telur ditiadakan dan akan diganti dengan produk ikan kering. Dengan rincian paket untuk Pulau Lombok berupa 10 kg Beras, 1 liter minyak kelapa, 1 ons bon ikan dan produk ikan kering.

Sementara paket sembako untuk Pulau Sumbawa berupa, 10 kg Beras, 1 liter minyak goreng sawit, 1 ons abon ikan, produk ikan kering dan garam. Paket masker dan suplemen berupa, dua buah masker non medis, susu kedelai, teh kelor/kopi, sabun cair/batang, dan minyak kayu putih. Semua produk JPS Gemilang dipastikan merupakan produk dari UKM lokal di NTB, kecuali minyak goreng sawit untuk Pulau Sumbawa.

“Jangan menggunakan pengusaha besar saja, tapi harus mengutamakan produk-produk UKM kecil,” seru Bang Zul.

Masing-masing OPD teknis akan bertanggungjawab terhadap pengadaan produk tersebut dan didistribusikan oleh Dinas Sosial. Kali ini, paket sembako dan masker plus suplemen JPS Gemilang akan dikumpulkan terlebih dahulu dan dikemas menjadi satu paket sebelum di dikirim ke desa dan didistribusikan kepada masyarakat.

JPS Gemilang tahap kedua ini akan diberikan kepada 125.000 KK di NTB, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) 99.000 KK dan Non DTKS 26.000 KK.(TN-red)

Related Articles

Back to top button