Pemerintahan

Maksimalkan Penanganan Covid-19, Pemkab Lotim Lakukan Reposisi Jabatan Terhadap 12 Orang Pejabat

Lombok Timur, Talikanews.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat lakukan reposisi jabatan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkup Pemerintahan Daerah terhadap 12 pejabat, guna memaksimalkan upaya penanganan Covid-19 di Lotim.

Sebagaimana ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, Drs. H.M. Juaini Taofik usai melantik dan mengambil sumpah jabatan pada Selasa (05/5) bahwa reposisi jabatan terhadap 12 orang itu perlu dilakukan mengingat tantangan daerah ke depannya akan semakin berat.

“Saat ini Covid-19 dan dampaknya menjadi prioritas Pemerintah dalam berbagai kegiatan, untuk memaksimalkan itu kita lakukan reposisi jabatan terhadap 12 orang” ungkapnya. Selasa (05/05) di Lobby Kantor Bupati Lotim.

Dalam sambutannya, Juaini Taofik mengatakan bahwa selama masa Pandemi covid-19 ini pengelolaan keuangan daerah telah mengalami tiga kali penyesuaian. Mulai dari relokasi dan refokusing anggaran sekitar Rp. 51 M. Lalu disesuaikan kembali menjadi menjadi Rp. 70 M.

Baca juga :  Iswandi Kembali Dipercayakan Jabat Sekda NTB

Tidak cukup sampai di situ, Juaini Taofik mengatakan bahwa dana tersebut di sesuaikan Lagi setelah Rp.115 M dari Dana Alokasi Umum (DAU) ditarik oleh Pemerintah Pusat Berdasarkan PMK no 35 tahun 2020.

“Oleh Karenanya, pilihan program ke depannya kita upayakan harus lebih tepat lagi,” ujarnya.

Terkait keadaan tersebut, Juaini Taofik mengingatkan bahwa tidak hanya masyarakat yang merasakan dampak dari Covid-19, namun juga seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di Lombok Timur juga berada dalam masa krisis.

Baca juga :  Predikat Opini WTP ke-7 Provinsi NTB Sisakan Tiga Catatan BPKP

“Ke depannya, bisa jadi 50% belanja operasional harus terpotong, dan berdampak terhadap terpotongnya penghasilan tambahan ASN,” ucapnya.

Kendati demikian, Sekertaris Satgas Covid-19 Lotim itu berharap, meskipun dalam keadaan krisis, semangat dan dedikasi terhadap prioritas penanganan Covid-19 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, terutama bagi para pejabat yang baru dilantik tersebut, sembari berupaya dan berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu.

Pada penghujung sambutannya, Juaini Taofik memastikan bahwa 12 birokrat yang dilantik pada hari itu telah dinyatakan lulus fit and proper test (uji kelayakan).

“Melalui berbagai penilaian integritas, seperti dedikasi dan loyalitas tidak tercela, mereka memenuhi semua kriteria itu,” tutupnya. (TN-08)

Related Articles

Back to top button
Close