Anak Umur 2 Tahun Asal Lotim Positif Covid-19, Kadikes: Riwayat Kontak Masih Ditelusuri

Lombok Timur, Talikanews.com – Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Lotim kembali mengumumkan tambahan satu kasus Positif Covid-19 di Lotim, yakni seorang anak inisial ENP (2) perempuan asal Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong.

Kepala Dinas Kesehatan Lotim, dr. H.M. Hasbi Santoso menegaskan bahwa pasien yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah terjangkit virus Covid-19.

Sementara riwayat kontak erat dengan pasien positif virus Corona, dr. Hasbi mengatakan masih dalam proses penelusuran, sehingga belum bisa dipublikasikan ke masyarakat.

“Kami belum bisa publikasi dari mana pasien tersebut terjangkit Covid-19, akan tetapi kami sudah menemukan titik terang,” ungkapnya. Selasa (05/05).

dr. Hasbi mengaku belum berani mempublikasikannya ke masyarakat lantaran tim medis belum selesai melakukan penelusuran di lapangan.

Namun demikian, dia mengatakan bahwa ENP merupakan pasien yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Risa, Lotim.

“InsyaAllah besok terkumpul laporannya dan langsung saya sampaikan melalui Jubir,” imbuhnya.

dr. Hasbi juga mengatakan bahwa tim medis sudah melakukan rapid rest terhadap beberapa beberapa orang yang pernah kontak erat dengan pasien ENP, terutama keluarganya.

“Untuk orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut, kami sudah lakukan Rapid Test. Tidak banyak, tapi titiknya itu yang banyak, mengingat anak ini sering dititipkan orang tuanya ke neneknya,” jelas dr. Hasbi.

Di samping itu, Jubir satgas Covid-19 Lotim, Dr. H. Pathurrahman juga menyampaikan adanya tambahan pasien dalam pengawasan (PDP) di Lotim sebanyak 7 orang, di mana 2 di antaranya dirujuk ke RSUD Selong untuk mendapatkan perawatan.

Adapun mengenai total PDP di Lotim berdasarkan infografis yang dirilis oleh media center Covid-19 Lotim per tanggal 5 Mei 2020 sebanyak 164 orang, di mana 60 orang dinyatakan selesai dalam pengawasan, sehingga yang masih dirawat sebanyak 104 orang.

Sampai berita ini diturunkan, Pathurrahman belum mengkonfirmasi identitas 7 tambahan PDP di atas kecuali hanya menyebutkan alamatnya secara umum.

“3 orang dari Kecamatan Selong, 1 orang dari Kecamatan Sambelia, 2 orang dari kecamatan Suela dan 1 orang dari kecamatan Sakra,” tutupnya. (TN-08)

Related Articles

Back to top button