22 Balita dan Anak-Anak di NTB Terpapar Covid-19, Mataram 4 Orang, Satu Diantaranya Anak Anggota Dewan

Foto: Ilustrasi

Mataram, Talikanews.com – Virus Corona atau Covid-19 tidak mengenal umur untuk diserang. Terbukti, sebanyak 22 Balita dan Anak-Anak di Nusa Tenggara Barat terpaksa harus mendapatkan perawatan karena dinyatakan positif virus asal Negara Tirai Bambu itu.

Dari total 300 kasus positif Covid-19, sebanyak 22 kasus diantaranya adalah anak-anak. Beberapa kasus terdeteksi karena pasien pernah melakukan kontak dengan pasien positif sebelumnya dan sebagian lagi belum diketahui penyebab penularannya.

Di tenggarai terpaparnya anak anak dalam kasus baru covid-19 adalah melalui transmisi lokal atau terpapar melalui orang tanpa gejala.

Sekda NTB HL. Gita Aryadi melalui rilis yang di terima media ini meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi dan membatasi aktivitas anak-anak.

“Oleh karenanya sebagai salah satu kelompok masyarakat rentan pada masa pandemi ini diharapkan kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama mengawasi dan membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah serta dengan kesadaran penuh mematuhi dan disiplin terhadap seluruh protokol pencegahan Covid-19,” ungkapnya.

Terutama untuk daerah dengan status transmisi lokal, lanjut Gita agar lebih di waspadai sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Hingga hari ini masih muncul kasus baru transmisi lokal sehingga diharapkan ada kesungguhan masyarakat untuk bekerjasama dalam memutus rantai penyebaran wabah ini,” kata dia.

Kasus positif terhadap Balita dan Anak-Anak itu terdapat 4 orang di Kota Mataram, diantaranya merupakan anak salah seorang Anggota DPRD Kota Mataram insial HT yang sebelumnya juga dinyatakan positif virus corona.

“Kalau yang di Rawat di RSUD Kota Mataram sebanyak 4 orang, kita tidak tahu berapa yang di RSUD Provinsi dan RSUD rujukan lainnya,” tegas Tim Satgas Covid-19 Kota Mataram juga Direktur RSUD Kota Mataram, H Lalu Herman Mahaputra, saat Launching Pencanangan PCBL, Rabu (06/05) di Pendopo Walikota Mataram.

Dia menambahkan, sebelumnya ada Anak terpapar virus corona itu, namun sudah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan untuk bertemu keluarganya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button