21 Pasien Positif Covid-19 di Kota Mataram Sembuh, Tim Satgas Masifkan Contact Tracing

Mataram, Talikanews.com – Data positif virus corona di Kota Mataram per tanggal 6 Mei 2020, tercatat 102 orang. Sebanyak 78 orang masih dalam perawatan, 21 orang sembuh dan 3 orang telah meninggal dunia.

Adanya peningkatan itu membuat Tim Satgas Covid-19 Kota Mataram lebih masifkan contact tracing dari pasien yang telah dinyatakan positif virus corona itu. Termasuk kasus vertikal transmisi seperti yang terjadi pada anak ditularkan Ibunya, kemudian tranmiter lokal yang cukup berbahaya sehingga proses tracing itu sebanyak mungkin.

“Kita akan lakukan tracing masif lagi untuk mendapatkan sebanyak mungkin kasus di lapangan. Karena, semakin banyak ditemukan maka, akan semakin cepat penyebaran Wabah virus itu dihentikan,” ungkap Tim Satgas Covid-19 Kota Mataram, H Lalu Herman Mahaputra, saat launching penerapan PCBL, Rabu (06/05) di Pendopo Walikota Mataram.

Dia menyampaikan, beberapa hari kemarin tim medis telah melakukan rapid test di Panerage, dari 37 orang di rapid test, 10 diantaranya hasilnya reaktif dan langsung di isolasi. Dimana, hari ini (Rabu, red) akan dilakukan uji Swab terhadap 10 orang tersebut.

Tidak hanya itu saja, Tim juga akan rapid test sekitar 100 orang warga Pelembak Mataram, karena di tempat tersebut, 7 orang dinyatakan positif virus corona.

“Yang akan di rapid test itu berdasarkan hasil contact tracing Tim. Yang jelas, tim sudah bekerja maksimal, dengan lebih cepat ditemukan kasus-kasus baru maka, penyebaran virus itu cepat dihentikan juga,” mata dia.

Direktur RSUD Kota Mataram ini juga menambahkan, bahwa tim sudah rapid test Supir Taxi dan Ojek Online. Dari 87 orang di rapid test, yang reaktif sebanyak 7 orang, 1 diantaranya positif virus corona dan ini lah yang terus di tracing Tim.

“Kalau dilihat dari trend peningkatan positif virus corona di Mataram, penambahan itu bisa dibilang tidak siginifikan. Justru yang positif ini merupakan hasil grid 1 dan grid 2 saja,” terangnya.

Sapaan dr Jack itu justru lebih yakin wabah Covid-19 di Mataram akan lebih cepat dihentikan karena, beberapa langkah dan terobosan tim cukup luar biasa. Termasuk setelah diberlakukannya Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL).

Dimana, PCBL itu akan perketat aktivitas masyarakat setempat dengan dilakukan chek suhu tubuh menggunakan thermogun, kemudian disiapkan tempat cuci tangan serta masyarakat wajib menggunakan masker karena setiap Lingkungan diberikan 300 masker.

dr Jack menyampaikan data OTG per tanggal 5 Mei sebanyak 373, sebanyak 164 PDP masih dalam pengawasan, 56 selesai pengawasan. Tidak hanya itu, data ODP 58 masih pemantauan, 553 selesai dalam pemantauan.

Untuk data setiap Kecamatan lanjutnya, Kecamatan Ampenan sebanyak 66 PDP, 8 ODP, 33 positif dalam perawatan, 1 meninggal dan 10 sembuh. Kecamatan Sekarbela, 19 PDP, 6 ODP, positif 8 orang masih dalam perawatan dan sembuh 5 orang.

Kecamatan Mataram, 17 PDP, sebanyak 15 ODP, positif 3 orang dalam perawatan. Kecamatan Sandubaya, 18 PDP, sebanyak 6 ODP, positif 7 orang, masih dalam perawatan dan 1 sembuh. Kecamatan Cakranegara, 21 PDP, sebanyak 6 ODP, positif 14 orang dan 1 meninggal dunia.

Kecamatan Selaparang, 23 PDP, sebanyak 17 ODP, positif 13 orang, 1 meninggal dan 5 orang sembuh. (TN-red)

Related Articles

Back to top button