Tujuh Kasus Positif Covid-19 Baru di NTB, Diantaranya, Balita 2 tahun, 9 tahun dan 13 tahun

Mataram, Talikanews.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB menerima notice penambahan positif virus corona per tanggal 04 Mei 2020, sebanyak Tujuh orang. Diantara Tujuh yang dinyatakan positif Covid-19, terdapat Balita umur 2 tahun, kemudian 9 tahun dan 13 tahun.

“Sebanyak 77 sampel swab diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, hasilnya 67 sampel negatif, 3 (tiga) sampel positif ulang, dan 7 (tujuh) sampel kasus baru positif Covid-19,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, HL Gita Ariyadi.

Adapun pasien tersebut yakni, pasien nomor 269, RRA, (9) laki-laki, warga Cakranegara
Barat, Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233. Pasien nomor 270, N, (33) perempuan, Cakranegara, Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233. Pasien nomor 271, MS, (70) laki-laki, warga Cakranegara Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233.

Kemudian pasien nomor 272, ZH, (43) laki-laki, warga Cakranegara Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233. Pasien nomor 273, RRH, (13) laki-laki, warga Cakranegara, Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233. Pasien nomor 274, M, (39) perempuan, warga Cakranegara, Kota Mataram, kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233.

Terakhir, pasien nomor 275, ENP, (2) warga Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Lombok Timur, tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 dan tidak pernah kontak dengan orang positif virus corona.

Gita menambahkan, selain kasus baru, terdapat 4 (empat) orang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan dinyatakan negatif, yaitu pasien nomor 96, JH, (29) perempuan, usia warga Moyot, Sakra, Lombok Timur. Pasien nomor 98, U, (74) laki-laki, warga Pauk Lombok, Suralaga, Lombok Timur.

Kemudian, pasien nomor 155, RW, (18) laki-laki, warga Belanting, Sambelia, Lombok Timur dan pasien nomor 156, AP, (47) laki-laki, warga Labuhan Lombok, Pringgabaya, Lombok Timur.

“Dengan adanya tambahan 7 (tujuh) kasus baru terkonfirmasi positif, 4 (empat) tambahan kasus sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sebanyak 275 orang, rincian 47 orang sudah sembuh, 5 (lima) meninggal dunia, serta 223 orang masih positif,” kata dia.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, lanjut Sekretaris Daerah Provinsi NTB ini, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Dimana, sebanyak 522 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 1.316 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 59 orang reaktif, dan 2.196 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 491 orang reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 101 orang dengan hasil 14 orang reaktif.

“Semua orang dengan hasil RDT reaktif
dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” tuturnya.

Mengenai data jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), update sebanyak 610 orang dengan perincian 408 orang PDP masih dalam pengawasan, 202 orang PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP)
jumlahnya 5.106 orang, terdiri dari 652 orang masih dalam pemantauan dan 4.454 orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 3.597 orang, terdiri dari 2.234 orang masih dalam pemantauan dan 1.363 orang selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 53.997 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 9.248 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 44.749 orang.

“Beberapa kasus positif Covid-19 diantaranya menimpa hampir seluruh anggota keluarga, sehingga terpaksa harus meninggalkan anak-anak dibawah umur untuk menjalani perawatan dan isolasi,” tegasnya.

Terhadap hal ini akan ada pendampingan khusus dari DP3AP2KB Provinsi NTB beserta pemerintah daerah terkait bekerjasama dengan lembaga-lembaga sosial dan perlindungan anak serta tetangga-tetangga terdekat supaya dapat menjamin kebutuhan pokok sekaligus rasa aman kepada anak-anak yang untuk sementara waktu ditinggalkan tersebut.

Dalam situasi seperti ini, gotong royong dan kebersamaan menjadi hal yang sangat penting agar pandemi Covid-19 ini dapat kita lalui dan bisa segera berakhir. Selain itu dihimbau kepada masyarakat untuk dapat bijak menggunakan media sosial, tidak mengunggah foto dan video serta pernyataan-pernyataan yang meresahkan, menakutkan dan bersifat provokatif. (TN-red)

Related Articles

Back to top button