Ada 18 Kasus Terbaru Positif Covid-19 di NTB, 43 Orang Sembuh, 250 Masih Terpapar

Mataram, Talikanews.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 NTB, menyampaikan notice terbaru penambahan kasus positif virus corona sebanyak 18 orang. Tujuh orang dinyatakan sembuh dan 250 pasien masih terpapar dan sedang dalam perawatan tim medis.

“Dengan adanya tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif, 7 (tujuh) tambahan sembuh baru, dan 1 (satu) kasus meninggal dunia, maka jumlah pasien positif Covid-19 sampai hari ini Minggu 03 Mei 2020 sebanyak 268 orang, dengan rincian 43 orang sudah sembuh, 5 (lima) meninggal dunia, serta 250 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB HL Gita Ariyadi.

Gita menjelaskan, penambahan itu berdasarkan hasil periksaan di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, Laboratorium RS Unram dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark, sebanyak 131 sampel swab dengan hasil 106 sampel negatif, 7 (tujuh) sampel positif ulang, dan 18 sampel kasus baru positif Covid-19.

Untuk 7 (tujuh) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dinyatakan negatif, yaitu pasien nomor 11, N, (65) laki-laki, usia 65 warga Kayangan, Lombok Utara. Pasien nomor 77, I, (38) laki-laki, warga Desa Kananga, Bolo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 78, AH, (28) laki-laki, warga Desa Bonto Kape, Bolo, Kabupaten Bima.

Selanjutnya, pasien nomor 79, IJ, (63) perempuan, warga Desa Kananga, Bolo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 80, IA, (14) laki-laki, warga Desa Kananga, Bolo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 83, S, (65) laki-laki, warga Desa Kananga, Bolo, Kabupaten Bima dan Pasien nomor 169, M, (70) laki-laki, warga Desa Sigerongan, Lingsar, Lombok Barat.

Oleh sebab itu, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB itu juga memaparkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 598 orang dengan perincian 400 orang PDP masih dalam pengawasan, 198 orang PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.087 orang, terdiri dari 737 orang masih dalam pemantauan dan 4.350 orang selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 3.290 orang, terdiri dari 2.018 orang masih dalam pemantauan dan 1.272 orang selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 53.876 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 9.918 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 43.958.

Dia juga menambahkan mengenai Pembatasan Sosial Berbasis Lingkungan (PSBL) yang sudah diterapkan di Kota Mataram dan Pembatasan Sosial Berbasis Desa/Dusun (PSBD) yang sudah diterapkan di Kabupaten lainnya agar terus diintensifkan pelaksanaannya.

Masyarakat sebagai garda terdepan perang melawan wabah ini harus kompak dan bersatu untuk disiplin memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat.

“Kerja sama pemerintah bersama
masyarakat menjadi faktor paling penting untuk memutus mata rantai wabah ini. Masalah Covid-19 hanya bisa dicegah dengan sikap kepatuhan dan disiplin dari kita semua,” kata dia.

Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan
Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119. (TNI-red)

Related Articles

Back to top button