Pendamping PKH Terima JPS Mantap, Bupati Lobar: Ada Ketergesaan Input Data

Lombok Barat, Talikanews.com – Bupati Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, H Fauzan Khalid menanggapi adanya pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) masuk sebagai penerima bantuan Sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) Mantap bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Dirinya menyampaikan, kesalahan data itu terjadi sejak awal dan sudah diprediksi. Kesalahan itu mungkin saja terjadi karena ketergesaan tim. “Makanya kami minta kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi semacam ini jika terjadi dobel penerima di lapangan,” ungkapnya, Sabtu (02/04).

Fauzan meminta kepada semua masyarakat untuk segera menyampaikan informasi terkait data penerima JPS Mantap yang dinilai tidak tepat kata lain, bukan orang yang berhak menerima Sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 itu.

Akibat kesalahan data tersebut lanjutnya, aja melakukan validasi lanjutan, dan bahkan terhadap yang belum terdata, sudah dipersiapkan cadangan oleh Pemerintah Daerah.

Dirinya juga akan langsung panggil Kepala Dinas Sosial Lombok Barat untuk meminta penjelasannya yang rasional.

Geramnya Bupati itu lantaran adanya Empat Pendamping PKH masuk daftar penerima bantuan yakni Khaerul Hisam, Saleh Hambali, Santi Agustiarini dan Marlianis Saleha.

“Ini tidak boleh terjadi, harus segera di verifikasi dan validasi supaya bantuan itu untuk masyarakat yang memang berhak menerimanya,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button