Bayi Status PDP Gejala Pneumonia Berat di Lotim Meninggal Dunia

Lombok Timur, Talikanews.com – Bayi yang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (28/4) pukul 14:33 Wita.

Terkait hal itu, Direktur RSUD Selong, dr. M. Tontowi Jauhari membenarkan informasi tersebut dan mengatakan bahwa bayi yang bersangkutan dimasukan ke rumah sakit oleh orang tuanya tanggal 27 April dengan keluhan pneumonia berat.

“Ya benar, ada 1 Bayi PDP dengan gejala pneumonia berat telah meninggal dunia. Bayi itu inisial ANK, perempuan usia 5 bulan asal desa Toya Daya, Kecamatan Aikmel,” ungkapnya, Rabu (29/04).

dr. Tontowi menjelaskan bahwa orang tuanya memang tidak memiliki riwayat berpergian ke daerah terjangkit virus dan juga tidak pernah kontak erat dengan pasien positif covid-19.

Akan tetapi, berdasarkan kesepakatan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahwa anak dengan gejala seperti itu, yakni pneumonia berat, maka harus tercatat status PDP.

Terhadap orang tua bayi tersebut tim medis sudah melakukan Rapid Test, hasilnya non reaktif. Sementara bayi itu sendiri masih menunggu hasil swabnya belum keluar.

Mengenai proses pemakaman bayi itu lanjut dr. Tontowi. Jenazah almarhumah sudah diantar oleh tim medis RSUD Selong untuk dimakamkan.

“Sebagai langkah antisipasi, meskipun hasil swabnya belum keluar, pemakaman tetap dilakukan dengan mengikuti SOP pemakaman pasien covid-19,” tutupnya. (TN-08)

Related Articles

Back to top button