Kasus Positif Covid-19 Klaster Gowa di Lotim Bertambah, Klaster Jakarta Sembuh

Lombok Timur, Talikanews.com – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Lotim merilis data tambahan kasus positif covid-19 dari klaster Gowa sebanyak 2 orang, sehingg jumlah kasus positif covid-19 di Lotim menjadi 21 kasus. Sementara klaster Jakarta sudah habis karena pasien dinyatakan sembuh semua.

Sekertaris Satgas Covid-19 Lotim Drs. H.M. Juaini Taofik menyampaikan bahwa ada tambahan kasus Positif covid-19 di Lotim yang berasal dari klaster Gowa sebanyak 2 orang.

Selain itu, Juaini Taofik juga menyampaikan kabar gembira bahwa pasien 02 klaster Jakarta inisial MN (59) asal Desa Aik Nyambuk, Kecamatan Aikmel dinyatakan sembuh oleh tim medis.

“Ya, 2 kasus tambahan itu dari klaster Gowa. Tapi Kabar baiknya, pasien 02 dari Lotim dinyatakan sembuh” ungkapnya ketika dikonfirmasi. Jum’at (24/04).

Menurut dia, dengan sembuhnya pasien 02 itu, maka bisa dikatakan bahwa kasus Positif Covid-19 dari klasterJakarta sudah berhasil dirontokkan, sehingga tugas besar yang masih tersisa bagi tim gugus tugas di Lotim adalah bagaimana merontokkan klaster Gowa yang sekarang ini terus bertambah.

“PR kita tinggal merawat PDP klaster Gowa, semoga hari-hari berikutnya lebih banyak yang sembuh” kata dia.

Mengenai tambahan pasien positif covid-19 di Lotim sebanyak 2 orang itu, Juaini Taofik mengatakan bahwa keduanya merupakan PDP gejala ringan yang sebelumnya menjalani karantina terpusat di Rusunawa Labuhan Lombok.

Terpisah, Juru bicara Satgas Covid-19 Lotim, Dr. Pathurrahman menjelaskan bahwa 2 tambahan Positif covid-19 di Lotim itu ialah pasien nomer 155 inisial RW (18) laki-laki dari Desa Belanting, Kecamatan Sambelia. Pasien yang bersangkutan diketahui pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit virus yakni Gowa, Makassar.

Selanjutnya pasien nomor 156 inisial AP (47) laki-laki asal Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya. Pasien yang ini juga diketahui pernah melakukan perjalanan
ke daerah terjangkit virus yakni Gowa, Makassar.

Terhadap 2 pasien positif itu, Pathurrahman mengaku keduanya masih berada di Rusunawa Labuhan Lombok, namun sedang dipersiapkan untuk dibawa ke RSUD Selong guna mendapatkan perawatan intensif.

“Iya ini masih proses koordinasi dengan tim yang bertugas di sana untuk segera dirujuk ke RSUD Selong” terangnya. (TN-08).

Related Articles

Back to top button