Dampak Covid-19, Empat Hotel di Lotim Rumahkan 108 Karyawan, Gaji Dibayar Tergantung Kesepakatan

Lombok Timur, Talikanews.com – Merebaknya wabah virus corona sejak beberapa bulan terakhir sangat berdampak terhadap berbagai sektor usaha, termasuk sektor perhotelan. Terbukti, sebanyak Empat hotel di Lombok Timur terpaksa rumah kan karyawannya lantaran tamu sepi.

Adapun hotel tersebut yakni, Jeeva Bloam Hotel, Ekas Break Hotel, Hot Planet Hotel dan yang baru-baru ini adalah Green Hayaq Hotel yang ada di Selong. Dari Empat hotel itu, sebanyak 108 karyawan di rumah kan, kalau pun gaji tetap dibayar tergantung kesepakatan pihak management hotelnya.

Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) pada Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Timur, Subhan Bachtiar menyampaikan, sejauh ini, hanya empat hotel yang merumahkan karyawannya untuk sementara waktu, dengan catatan akan direkrut kembali setelah keadaan kembali normal.

“Gaji mereka tetap dibayar seperti biasa tapi besarannya itu tergantung kesepakatan antara karyawan dengan perusahaan,” ungkapnya, Rabu (22/04).

Dia mengatakan, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 tentang Pelindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19, maka upah buruh karyawan yang dirumahkan itu tergantung pada kesepakatan antara karyawan dengan perusahaan. Adapun besarannya beda-beda. Ada yang gajinya dibayar 50 persen ada juga yang 70 persen.

Subhan mengaku bahwa untuk memastikan tidak adanya PHK dan memantau tingkat kepatuhan perusahaan di Lotim dalam menjalankan SOP kesehatan di lingkungan kerja, dia bersama kasi (kepala seksi) pengupahan terus menjaga komunikasi dan melakukan pemantauan terhadap perusahaan-perusahaan yang ada di Lotim, guna memastikan stabilitas usaha di tengah pandemi covid-19 dan penerapan SOP kesehatan di lingkungan kerja.

“Beberapa hari terakhir ini saya terus melakukan pemantauan di beberapa perusahaan yang ada di Lotim di antaranya adalah PT. Japfa Comfeed. Tbk. PT. PLTU Rekayasa Industri, PT. Pltu Lombok Energi Dinamic, Siola Hotel, PT. Darma Lautan Pelayara, PT. Jembatan Nusantara, PT. Varia Beton, UD. Baura, PT. Autore Pearl Culture, Indomart Lb. Lombok, Spbu Lb. Lombok, PT. Sinarmasraful, PT. Charon Pokpand, dll, mereka benar-benar disiplin dalam melaksanakan SOP kesehatan di lingkungan kerja” jelasnya.

Sementara untuk Perusahaan yang bergerak pada Sektor perdagangan, seperti ritel moderen, Subhan mengaku telah mendorong pihak manajemen perusahaan untuk mewajibkan pengunjung memakai masker dan mencuci tangan.

“Kami juga mendorong manajemen perusahaan perdagangan untuk mewajibkan para pengunjung memakai masker dan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan,” tutupnya. (TN-08).

Related Articles

Back to top button