Jumlah Positif Covid-19 di NTB Tembus 108 Orang, Klaster Gowa Penyumbang Terbesar

Mataram, Talikanews.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di NTB, merilis sebanyak 108 orang masyarakat Nusa Tenggara Barat terpapar positif Virus Corona. Dari angka itu penyumbang terbesar di dominasi klaster Gowa Sulawesi Selatan.

“Notice hari ini, Selasa 21 April 2020, sebanyak 74 sampel diperiksa, hasilnya 55 sampel negatif, 4 (empat) pasien sampel ulangan positif, dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19. Sehingga total positif terpapar virus corona sebanyak 108 orang,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, HL Gita Ariyadi.

Adapun pasien terpapar positif virus itu yakni inisial M (33) perempuan, asal Desa Sakra, Lombok Timur, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien inisial S (30) perempuan, Desa Moyot, Lombok Timur, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien inisial JH (29) perempuan, Desa Moyot, Lombok Timur, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Selanjutnya, pasien R (65) perempuan, usia Desa Sakra, Lombok Timur, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien U (74) Desa Paok Lombok, Lombok Timur, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar dalam 14 hari sebelum sakit.

Pasien N (62) perempuan, Desa Bengkel Selatan, Lombok Barat, tidak ada riwayat perjalanan dan kontak erat pasien positif, namu ke rumah sakit karena batuk, sesak, demam, dan riwayat bronkhitis. Pasien A (50) laki-laki, Kelurahan Dayan Peken, tidak ada riwayat perjalanan dan kontak pasien positif.

Pasien KM (22) laki-laki, Ampenan tengah, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien RA (55) laki-laki, Taman Sari, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien RM (29) perempuan, Pejarakan Karya, Kota Mataram, kontak erat dengan orang yang melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien H (46) laki-laki, Ampenan Tengah, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien CAF (25) laki-laki, Cakra Barat, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien MZ (42) laki-laki, Dayan Peken, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien H, (32) laki-laki, Dayan Peken, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar dan pasien AA (14) laki-laki, Bintaro, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

“Dengan adanya tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, total semua 108 orang, tidak ada sembuh baru, dan tidak ada kematian baru. Rincian lama 11 orang sudah sembuh, 4 (empat) orang meninggal dunia, serta 93 orang masih positif,” kata Gita.

Dia mengatakan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Sebanyak 506 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil tidak ada yang reaktif, 600 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 22 orang reaktif, dan 1.299 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 354 orang reaktif.

Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19.

Untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lanjut Gita, sebanyak 300 orang dengan perincian 185 orang PDP masih dalam pengawasan, 115 orang PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal.

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.522 orang, terdiri dari 847 orang masih dalam pemantauan dan 3.675 orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.612 orang, terdiri dari 1.119 orang masih dalam pemantauan dan 493 orang selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 44.181 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.762 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 30.419 orang.

Sekda Provinsi NTB itu berterima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

“Terima kasih juga kepada masyarakat yang pulang dari daerah terjangkit Covid-19, yang telah dengan kesadaran sendiri melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button