Tolak Klaster Gowa di Karantina di Gedung SMPN 2, Puluhan Warga Seruduk Kantor Camat Praya Tengah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Puluhan warga Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah, seruduk Kantor Camat, lantaran gedung SMPN 2 Praya Tengah, dijadikan lokasi karantina Orang Dalam Pemantauan (ODP) kalster Gowa, Sulawesi Selatan.

Penolakan itu muncul setelah masyarakat setempat melihat Aparatur Kecamatan, Pemdes dan Forkopinca melakukan bersih bersih di gedung SMPN 2 Praya Tengah, Senin (20/04)

Salah satu warga yang enggan disebut namanya protes kebijakan tersebut, lantaran secara tiba-tiba Pemda Loteng menunjuk SMPN 2 ini sebagai tempat penampungan jamaah klaster Gowa.

“Seharusnya kami sebagai warga di ajak musyawaraah untuk melakukan isolasi jamaah Klaster Gowa di wilayah Batunyala. Terlebih yang di karantina ini merupakan klaster yang mendominasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Camat Praya Tengah Ahmad Samsuriadi mengatakan, Bupati telah instruksikan kepada semua Kecamatan untuk menyediakan tempat karantina di wilayahnya masing-masing terhadap ODP dan diminta menggunakan ruangan SMPN 2 sebagai tempat karantina beberapa orang jamaah tabligh akbar klaster Gowa.

“Ini perintah langsung dari Pemda Loteng jadi semua Kecamatan harus menyediakan tempat isolasi untuk beberapa jamaah klaster gowa yang dekat dengan Pukesmas,” kata dia.

Dia menyebutkan jumlah jamaah klaster Gowa yang akan di isolasi di SMPN 2 itu sebanyak 5 orang, dari Desa Lanjut 1 orang, asal Tampar- Ampar Perumnas 1 orang dan dari Desa Pengadang 3 orang.

Senada disampaikan Kelapa Desa Batunyala H. Zainudin. Penggunaan gedung SMPN 2 Praya Tengah ini merupakaan instruksi Bupati, bukan Pemdes atau Kecamatan yang menentukan.

“Karena ini instruksi, jika ada yang menolak aparat keamanan akan menindak tegas,” ujarnya.

Purnawirawan TNI AD itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tetang jangan panik dan selalu menjaga jarak serta jalani pola hidup bersih dengan mencuci tangan di air yang mengalir menggunakan sabut atau cairan lain yang bisa membunuh virus Covid-19.

“Mari kita perangi covid-19 ini dengan selalu berdoa dan diam dirumah jaga kebersihan serta selalu gunakan masker insya allah, wabah ini akan berlalu dengan sendirinya,” pungkasnya.

Setelah di berikan pemahaman oleh Camat Praya Tengah berasama kepala Desa Batunyala dan Kapolsek Praya Tengah Puluhan Masyarkat itu membubarkan diri secara tertib. (TN-03)

Related Articles

Back to top button