Data Positif Covid-19 di NTB terus Bertambah, Hari Ini Sebanyak 21 Orang

Mataram, Talikanews.com – Warga Nusa Tenggara Barat positif Covid-19 terus bertambah. Data hari ini tanggal 20 April 2020, sebanyak 21 orang terkonfirmasi. Total kasus positif virus sebanyak 93 orang.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi menyampaikan notice terbaru sebanyak 21 orang penambahan positif Covid-19, yakni insial S (73) laki-laki, asal Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Kemudian insial AS (30) laki-laki asal Sumbawa juga, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien H (30) laki-laki, asal Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien inisial R (38) perempuan, asal Kabupaten Bima, tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19, namun kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien inisial I (38) laki-laki, asal Kabupaten Bima, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien inisial AH (28) laki-laki, asal Kabupaten Bima, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien inisial IJ (63) perempuan, asal Kabupaten Bima, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien inisial IA (14) laki-laki, asal Kabupaten Bima, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien B (32) laki-laki, Kabupaten Bima juga, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien A (57) laki-laki, asal Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien S (65) laki-laki, Kabupaten Bima, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien S (30) laki-laki, Kabupaten Bima, pernah ke Gowa.

Pasien MS (33) laki-laki, Kabupaten Bima, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien MZ (28) laki-laki, Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien A (60) laki-laki, Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah pernah melakukan perjalanan ke Gowa
Makassar. Pasien MA (13) laki-laki, Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien MF (49) laki-laki, Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar dalam 14 hari sebelum sakit. Pasien SMP (57) laki-laki, Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Pasien A (36) laki-laki, Pejeruk, Kecamatan
Ampenan, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Pasien HK (41) perempuan, Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar terakhir, pasien R (46) laki-laki, Dayen Pekan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, pernah melakukan perjalanan ke Gowa
Makassar.

“Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi Positif Covid-19, tidak ada sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di NTB 93 orang, rincian 11 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 78 orang masih positif,” ungkap Gita Senin (20/04).

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Sebanyak 387 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil 8 orang reaktif, 815 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 52 orang reaktif, dan 1.078 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 273 orang reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 7 orang dengan hasil 2 orang reaktif.

“Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” kata dia.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 276 orang dengan perincian 174 orang PDP masih dalam pengawasan, 102 orang PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.472 orang, terdiri dari 880 orang masih dalam pemantauan dan 3.592 orang selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.490 orang, terdiri dari 1.042 orang masih dalam pemantauan dan 448 orang selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 42.927 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 13.832 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 29.095 orang.

“Terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal 2 meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir,” tutup Gita (TN-red)

Related Articles

Back to top button