Satu Pasien Positif Covid-19 di NTB Meninggal, Pemprov Tak Pernah Galang Dana

Mataram, Talikanews.com – Pasien nomor 65, inisial SY (63) laki-laki, asal Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Dinyatakan meninggal dunia tanggal 18 April 2020 setelah menjalani perawatan di RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa.

Pasien tersebut pernah kontak dengan orang sakit dengan gejala demam, batuk, pilek yang baru pulang dari Gowa Makassar dan Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Pasien .

“Satu diantara 11 (sebelas) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Hari ini, tidak ada pasien positif virus sembuh. Jadi, total pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sebanyak 72 orang,” ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi, Minggu (19/04).

Gita merincikan, sebanyak 11 orang sudah sembuh, 4 (empat) meninggal dunia, serta 57 orang masih positif dan dalam keadaan baik. Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Sebanyak 387 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil 8 orang reaktif, 815 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 52 orang reaktif, dan 1.078 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 273 orang reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 7 orang dengan hasil 2 orang reaktif.

“Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19,” ujarnya.

Sekda Provinsi NTB itu juga membeberkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 269 orang dengan rincian, 168 orang PDP masih dalam pengawasan, sebanyak 101 orang PDP selesai
pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 4.385 orang, terdiri dari 925 orang masih dalam pemantauan dan 3.460 orang selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 1.204 orang, terdiri dari 770 orang masih dalam pemantauan dan 434 orang selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 41.505 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 14.577 orang dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 26.928 orang.

Gita menegaskan, supaya masyarakat berhati-hati dan memperhatikan secara seksama seluruh informasi yang berkaitan dengan penggalangan dana untuk kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ditemui diberbagai media informasi seperti media sosial dan WhatsApp.

Terutama yang mengatasnamakan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah dan seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dimana, tidak pernah ada penggalangan dana yang bersifat perorangan ke rekening pribadi atau rekening seseorang yang ditunjuk untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

Adapun untuk lembaga maupun organisasi profesi, kemasyarakatan dan lembaga/organisasi lainnya, yang melakukan penggalangan dana, maka dihimbau kepada masyarakat untuk bisa dengan seksama memperhatikan lembaga/organisasi dimaksud.

“Barang siapa yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ini untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab diancam dengan sanksi pidana sesuai Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta undang-undang terkait lainnya untuk memberatkan,” kata dia.

Gita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan
Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari kerumunan, physical distancing minimal 2 meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Tidak lupa juga ucapan terima kasih juga kepada masyarakat yang pulang dari daerah terjangkit Covid-19, yang telah dengan kesadaran sendiri melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari dalam upaya pemutusan rantai penularan Covid-19. (TN-red)

Related Articles

Back to top button