Masih Ada 42 Warga NTB Positif Covid-19, Empat Diantaranya dalam Pengawasan Ketat Atasan

Mataram, Talikanews.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nusa Tenggara Barat menyampaikan notice penambahan jumlah positif virus corona per tanggal 17 April 2020 sebanyak 8 orang.

Adanya notice 8 orang itu, membuat jumlah positif Covid-19 sebanyak 55 orang, dengan rincian, 11 orang telah dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal dunia, sisanya 42 orang masih positif namun keadaan semakin baik.

“Kasus positif bertambah, pasien sembuh tetap diangka 11 orang, belum ada penambahan,” ungkap ketua pelaksana harian Satgas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi, Jumat (17/04) di Mataram.

Gita menjelaskan penambahan positif virus corona itu yakni pasien nomor 48 inisial A (32) laki-laki, warga Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Memiliki riwayat perjalanan ke Sukabumi Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Saat ini sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat dari atasannya.

Pasien nomor 49 inisial ATW (36) laki-laki, Kekalik, Sekarbela, Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Sukabumi Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit.

Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat dari atasannya.

Pasien nomor 50 inisial BSD (32) perempuan, warga Ampenan, Mataram. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Sukabumi Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat dari atasannya.

Pasien nomor 51 inisial LEP (33) laki-laki, Brangbiji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Sukabumi Jawa Barat dalam 14 hari sebelum sakit. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 di Sukabumi. Sedang menjalani karantina di bawah pengawasan ketat dari atasannya.

Pasien nomor 52 inisial T (52) laki-laki, usia warga Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 53, inisial LAM (39) laki-laki, warga Jurit Baru, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 54, inisial M (38) laki-laki, warga Terara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah.

Pasien nomor 55, inisial IK (51) laki-laki, usia Olat Rarang, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki riwayat perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD H.L. Manambai Abdulkadir Sumbawa dengan kondisi baik.

“Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” kata dia.

Populasi berisiko yang sudah diperiksa dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT), yaitu Tenaga Kesehatan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG), serta Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) terutama yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar.

Sebanyak 387 tenaga kesehatan telah diperiksa dengan hasil 8 orang reaktif, 815 ODP/OTG diperiksa dengan hasil 52 orang reaktif, dan 970 PPTG perjalanan Gowa Makassar diperiksa dengan hasil 243 orang reaktif, serta PPTG perjalanan Bogor diperiksa 7 orang dengan hasil 2 orang reaktif. Semua orang dengan hasil RDT reaktif dilanjutkan pemeriksaan swab sebagai standar pemeriksaan laboratorium untuk penegakan diagnosa Covid-19. (TN-red)

Related Articles

Back to top button