Hari Ini, Lombok Diguncang Gempabumi Kekuatan 4.3 SR

Mataram, Talikanews.com – Lombok Nusa Tenggara Barat kembali diguncang Gempabumi berkekuatan 4.3 SR, tanggal 17 April 2020, sekitar pukul 14:39:43 Wita, Lokasinya 8.33 LS,116.04 BT atau sekitar 13 km Barat Laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 Km.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram , Ardhianto Septiadhi, S.Si membenarkan kejadian Gempabumi tersebut.

Bahkan, dirinya menyampaikan aktivitas kegempaan di wilayah NTB selama periode satu pekan yakni tanggal 10 – 17 April pukul 09.49 wita tadi pagi, sebanyak 175 kejadian.

“Seismisitas di wilayah NTB dan sekitarnya yang tercatat dan teranalisa oleh Stasiun Geofisika Mataram pada Periode 10 – 17 April 2020 telah terjadi gempabumi sebanyak 175 kejadian yang didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo < 3.0 dan kedalaman dangkal < 60 Km. Dari 175 kejadian tersebut terdapat 2 gempabumi yang dirasakan di Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya, Jumat (17/04) di Mataram.

Ardhianto Septiadhi menjelaskan, kejadian gempabumi terasa yang dirasakan di Wilayah Nusa Tenggara Barat terjadi sebanyak 2 kejadian dengan Intensitas II MMI yaitu Lombok Timur dan Sumbawa II MMI serta Bima II MMI. Gempabumi yang dirasakan di Wilayah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa tersebut merupakan gempabumi dangkal dengan kedalaman <60 Km.

Analisa gempabumi di wilayah NTB dan sekitarnya Periode 10 – 17 April 2020 lanjutnya, dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian dan kedalaman tiap kejadian gempabumi.

Pertama, berdasarkan Frekuensi Kejadian Gempabumi pada Periode 10 – 17 April 2020, kejadian gempabumi terbanyak pada tanggal 16 April sejumlah 41 kejadian. Kemudian, berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 146 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M ≤ 5 sebanyak 29 kejadian dan tidak terdapat gempabumi dengan M > 5.

Terakhir, berdasarkan kedalaman gempabumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 139 kejadian, gempabumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 35 gempabumi dan 1 kejadian gempabumi untuk kedalaman > 300 Km.

Oleh sebab itu, masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda, pwd pemda-bmkg) atau infobmkg. (TN-red)

Related Articles

Back to top button