Pariwisata

24 Hotel di Bawah PHRI NTB Tutup Sementara, Sebagian Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri Covid-19

Mataram, Talikanews.com – Sebanyak 24 hotel dibawah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat, tutup operasionalnya sementara waktu, lantaran wabah pademi virus corona.

Ada sebagian hotel juga dijadikan tempat isolasi mandiri kasus Covid-19. “Di NTB juga ada beberapa Hotel jual paket isolasi mandiri Covid-19, itu mungkin biar ada untuk menambah biaya oprasional saja,” ungkap ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Ni Ketut Wolini, Rabu (15/04).

Wolini memaparkan bahwa ada 32 hotel yang masih juga masih buka operasional. Dari jumlah hotel yang tutup sementara, telah merumahkan karyawan sebanyak 1932 orang. Sedangkan hotel yang masih buka juga merumahkan karyawan sebanyak 1378 orang.

“Jadi total karyawan hotel yang dirumahkan sampai hari ini sebanyak 3.310 orang. Data ini sewaktu-waktu bisa berubah tergantung perkembangan. Hotel yang tutup itu bukan tutup permanen tetapi tutup sementara,” kata dia.

Terhadap karyawan yang dirumahkan, ada yang diberi pesangon dan ada yang tidak, tergantung hotelnya. Karena status mereka tidak di PHK hanya dirumahkan sementara, nanti kalau kondisi sudah normal mereka akan kerja kembali seperti biasa.

“Soal Salary itu tergantung kesepakatan antara pengusaha dan pekerja, tapi kondisi sekarang ini pekerja sangat mengerti,” ujarnya.

Karyawan hotel itu lanjutnya sudah termasuk daily worker karena pekerja di Hotel itu tidak banyak pekerja hariannya. “Sebab utamanya tutup adalah tidak ada tamu menginap akibat kondisi Corono ini,” cetusnya.(TN-red)

Related Articles

Back to top button
Close