Pemdes Jeringo Sterilkan Wilayahnya Pasca HW Ditetapkan Positif Virus Corona

Lombok Barat, Talikanews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Jeringo, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, langsung sterilkan wilayah pasca ditetapkannya 1 orang warga inisial HW (2) terpapar positif virus corona.

Kepala Desa Jeringo, Sahril membenarkan pasien nomor 27 inisial HW itu merupakan warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana riwayat orang tuanya tidak pernah berpergian ke luar daerah dan tidak pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

“Begitu ditetapkan HW positif Covid-19, kami langsung melakukan penyemprotan de
disinfektan di Rumah pasien atau Dusun jeringo limbungan sebagai wilayah pasien yang terkonfirmasi positif dan pemeriksaan darah kepada keluarga pasien beserta tetangga atau yang pernah kontak langsung baik itu pasien maupun orang tuanya,” ungkap dia Senin (13/04).

Selain penyemprotan disinfektan, pihaknya juga melakukan pengecekan suhu badan warga di wilayah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Untuk cegah penyebaran, kami juga melakukan hal sama ke Dusun lainnya,” kata dia.

Sahril menuturkan riwayat pasien HW, tanggal 3 April, HW di bawa ke salah satu dokter praktek sekitar pukul 20.00 wita dan hasil observasi dilakukan oleh dokter tersebut ada indikasi radang paru-paru yang mana pasien mengeluhkan demam, batuk di sertai sesak nafas dan makan berkurang.

Oleh sebab itu, dibuatkan surat rujukan dan orang tua pasien membawa anaknya ke Puskesmas Gunungsari. Begitu di Puskesmas Gunungsari dilakukan observasi lama selama 1 jam dan langsung dirujuk ke RSUD Provinsi.

Tanggal 11 April, Gugus Tugas Covid-19 NTB merilis bahwa HW terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kemungkinan besar ketika kami melihat riwayat orang tua maupun pasien kalaupun sudah ditetapkan positif virus. HW terjangkit di luar Desa Jeringo karena di Dusun tempat orang tua pasien tidak ada ODP maupun PDP apalagi yang sudah terkonfirmasi positif COVID-19,” cetusnya.

Kendati demikian, alhamdulillah informasi terkini pasien sudah dalam keadaan membaik dan kedua orang tuanya masih menunggu hasil tes Swab.

“Kami juga hari ini bersama pihak Puskesmas penimbung sudah melakukan pemeriksaan darah kepada keluarga pasien maupun yang pernah berhubungan kontak baik itu pasien maupun kedua orang tuanya sebagai langkah antisipasi untuk pemutusan rantai virus apabila ada yang terindikasi,” tutupnya.(TN-red)

Related Articles

Back to top button