Satgas Covid-19 Lotim Jemput 14 TKI Ilegal di BPSDM Provinsi NTB

Lombok Timur, Talikanews.com – Satuan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur, bersama Dinas Ketenegakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim menjemput 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI ilegal asal Lotim di Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja (PPTK) pada Dinas Ketenegakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lotim, Moh. Hirsan mengatakan 14 TKI itu dideportasi pemerintah Malaysia lantaran tidak memiliki kelengkapan dokumen alias ilegal.

“Jumlahnya 14 orang, 1 diantaranya perempuan. Mereka dideportasi dari negara Malaysia karena tidak memiliki kelengkapan dokumen” ungkap Hirsan, Minggu (12/04).

Hirsan mengatakan, sebelum dipulangkan ke Indonesia melalui jalur laut, kesehatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Lotim itu sudah diperiksa dan dikarantina selama 14 hari di Pangkal Pinang yakni di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC).

“Mereka sampai pelabuhan Lembar Sabtu malam sekitar pukul 22.00 Wita, lalu di jemput oleh Dinas Sosial Provinsi, dinapkan di BPSDM Provinsi” kata dia.

Untuk memastikan kesehatan para TKI itu, Hirsan mengaku masih menunggu tim medis Satgas Provinsi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum dibawa ke Lotim.

“Saat ini kami masih menunggu tim kesehatan provinsi untuk melakukan check kesehatan sebelum dipulangkan ke daerah asal” tandasnya.

Terpisah, sekertaris Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Lotim, Drs. H.M. Juaini Taofik membenarkan penjemputan 14 TKI ilegal tersebut dan menyatakan bahwa setelah diperiksa lagi di Posko Satgas Lotim, yakni di Pendopo Bupati, mereka semua langsung diantar pulang ke rumah masing-masing untuk menjalani karantina mandiri.

“Benar, dan mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah diperiksa kembali oleh tim kesehatan Lotim di Pendopo,” tutupnya. (TN-08)

Related Articles

Back to top button