Seorang Anggota DPRD Lombok Barat status PDP Meninggal Dunia

Foto: Ilustrasi

Mataram, Talikanews.com – Salah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat inisial HM (63) jenis kelamin laki-laki, asal Lingsar meninggal dunia.

“Betul, yang meninggal dunia itu salah seorang anggota DPRD Lobar. Memang statusnya PDP, dan hasil tes Swab di RSUD Provinsi NTB menggunakan alat RT-PCR, dinyatakan negatif Covid-19,” ungkap Ketua Satgas Covid-19 juga Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid, Rabu (08/04).

Dia menjelaskan, riwayat perjalanan almarhum HM, sebelumnya pernah menjemput anaknya di Surabaya, setelah pulang, almarhum HM statusnya ditetapkan PDP.

Disatu sisi, Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariyadi, menceritakan kronologis penanganan pasien.
Sebelum meninggal dunia, pasien tersebut dirawat di RSUP Provinsi NTB sejak tanggal 27 Maret 2020 dan diambil swab pada tanggal 28 Maret 2020. Pemeriksaan laboratorium swab pertama menunjukkan hasil negatif Covid-19 dan kondisi kesehatannya membaik, sehingga
dipindahkan ke ruang perawatan.

Namun pada tanggal 8 April 2020 kondisi kesehatannya kembali memburuk, dan dipindahkan ke ruang isolasi untuk mendapatkan perawatan intensif dan meninggal dunia pada pukul 17.30 Wita.

“Sebagai langkah antisipasi karena status PDP, maka jenazah diperlakukan sesuai SOP penanganan Covid-19, dan akan dimakamkan setelah hasil pemeriksaan swab RSUP didapatkan,” kata dia.

Gita yang juga Sekretaris Daerah Provinsi NTB itu menjelaskan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam pemantauan sebanyak 1.880 orang, terjadi penambahan sebanyak 70 orang dari
sebelumnya, dan bebas dari masa ODP sebanyak 1.379 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih dalam pengawasan sebanyak 50 orang, kini bertambah 6 orang dari sebelumnya. “Sementara PDP yang bebas dari status PDP atau sembuh sebanyak 56 orang,” tegasnya.

Gita meminta kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, selalu menggunakan masker dalam setiap aktivitas, menghindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan Pola Hidup Bersih
dan Sehat, dan mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Dengan cara itulah kita bisa berkontribusi untuk menjaga keselamatan kita bersama agar terhindar dari wabah Covid-19,” ujarnya.

Untuk diketahui lanjut Gita, Pemerintah Provinsi juga menyediakan laman resmi Satgas Pemerintah Provinsi NTB Penanganan
Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, Layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 di NTB 0818 0211 8119. (TN-red)

Related Articles

Back to top button