Kasus PDP di NTB Capai 100 Orang, 8 Orang Diantaranya Meninggal Dunia

Mataram, Talikanews.com – Jumlah Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Nusa Tenggara Barat terus bertambah. Data Gugus Tugas Covid-19 NTB menyebutkan, jumlah kasus PDP per tanggal 7 April sebanyak 100 orang, sebelumnya sebanyak 93 orang.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi menyampaikan, dari angka PDP 100 orang itu, sebanyak 51 orang selesai dalam pengawasan dan 49 orang masih dalam pengawasan.

“Memang ada penambahan PDP sebanyak 7 orang rincian, Kota Mataram 3 orang, Lobar 1 orang, Loteng 2 orang dan Lombok Utara 1 orang. Sedangkan penambahan ODP sebanyak 197 orang,”ungkapnya Selasa (07/04) di Mataram.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB ini menjelaskan, bukan hanya kasus PDP saja yang bertambah, melainkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penambahan pesat total keseluruhan sebanyak 3.189 orang, diantaranya 1.348 orang selesai dalam pemantauan dan 1.841 orang, masih dalam pemantauan.

Aryadi merincikan penambahan ODP tersebut dari Mataram sebanyak 8 orang, Loteng 37 orang, KLU 7 orang, Lotim 62 orang, KSB 2 orang, Sumbawa 19 orang, Dompu 3 orang, Kabupaten Bima 47 orang dan Kota Bima 12 orang.

Dia menambahkan, ada 8 (tujuh) orang status PDP meninggal dunia, rincian, 1 orang di Kabupaten Bima, namun negatif dari Covid-19. Satu lagi WNA, dinyatakan negatif Covid-19, sebanyak 4 (empat) orang di Kota Mataram, satu diantaranya dinyatakan positif Covid-19, dan 1 orang dari KSB, masih menunggu hasil laboratorium Litbangkes Jakarta.

“Terhadap yang meninggal dunia satu orang dari Lombok Utara belum dimasukin data, karena baru tadi juga meninggalnya. Sekalian besok sambil menunggu notice dari pusat,” ujarnya.

Gede Aryadi berharap kepada masyarakat supaya tidak panik, namun tetap waspada. Ikuti himbauan pemerintah menjaga kebersihan, kesehatan, disipilin terapkan social distancing, physical distancing, hindari keramaian, kurangi aktifitas di luar rumah, selalu cuti tangan pakai sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer serta menerapkan PHBS. (TN-red)

Related Articles

Back to top button