Satgas Covid-19 Mentaram Bantah data Contact Tracing Positif Virus Corona yang Beredar

Mataram, Talikanews.com – Gugus Tugas Covid-19 Mentaram, Nusa Tenggara Barat, membantah isu yang beredar terkait nama-nama beserta alamat lengkap contact tracing pasien positif virus corona di Kota Mataram yang mencapai 529 orang.

Selaku tim Satgas Covid-19 Mentaram juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, dr Herman Mahaputra membantah sekaligus meluruskan nama-nama yang beredar di media sosial dan WhatsApp Group merupakan hasil contact tracing salah satu pasien positif virus corona di Kota Mataram.

“Terkait data yang beredar saat ini, Satgas penanganan Covid-19 Kota Mataram, tidak pernah mengeluarkan data apalagi merelease nama orang dalam pemantauan
(ODP) contact tracing dengan yang dinyatakan positif Covid-19,” ungkapnya Minggu (05/04).

Sapaan dr Jack itu membantah keras data tersebut, karena tidak valid, terlebih Satgas Covid-19 Mataram tidak pernah release seperti itu.

“Data yang beredar itu membuat pak Walikota Mataram, TGH Ahyar Abduh marah, bahkan berjanji akan tindak tegas oknum yang membuat berita hoax menyangkut data ODP tersebut,” kata dia.

Yang jelas lanjut tim Satgas penanganan Covid-19 Mentaram itu, release data resmi menyangkut ODP, PDP dan positif virus corona hanya dikeluarkan oleh Dinas Kominfo Kota Mataram melalui Gugus Tugas Mentaram.

“Saat ini Pemkot Mataram sedang melacak sumber data informasi yang tersebar itu untuk ditindak tegas,” kata dr Jack.

Dia mengaku, saat ini tim Satgas sedang bekerja melakukan contact tracing demi pencegahan penyebaran virus corona tersebut.

Oleh sebab itu, dihimbau kepada semua masyarakat supaya tidak panik berlebihan, tetap jaga kesehatan, pola hidup bersih, waspada, jaga jarak, jangan ditempat keramaian, lebih baik di rumah jika tidak ada keperluan penting.

“Tim akan informasikan kepada masyarakat jika ada perubahan data. Intinya jangan panik, tetap waspada dan jaga kesehatan,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button