Ini Data Terakhir ODP, PDP dan Positif Virus Corona di NTB

Mataram, Talikanews.com – Perkembangan jumlah orang diperiksa dalam status siaga darurat virus corona di NTB terdapat peningkatan terutama untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Kalau pun kasus ODP meningkat, namun untuk yang dinyatakan positif Covid-19, hingga Sabtu (28/3) data di NTB tetap tercatat hanya 2 (dua) kasus, yang sudah diumumkan pekan lalu oleh Gubernur NTB.

“Kasus positif tetap 2 kasus. Tapi data ODP memang meningkat menjadi 550 kasus. Data terakhir terjadi penambahan ODP sebanyak 162 orang tersebar di beberapa Kabupaten/Kota,” ungkap Kepala Dinas Kominfotik NTB, I Gede Putu Aryadi, Sabtu (28/3) di Mataram.

Aryadi mengatakan, jumlah ODP meningkat karena Pemerintah Provinsi NTB, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTB, dan sinergitas antar Pemda Kabupaten/Kota melakukan pengetatan dan peningkatan kewaspadaan di sejumlah pintu masuk.

Peningkatan ODP juga terjadi lantaran banyak masyarakat NTB yang pulang dari luar daerah atau luar negeri.

“Kita perketat karena standar protokolnya memang begitu. Terhadap mereka yang datang dari luar daerah atau luar negeri diperiksa, dan kalau ada riwayat bepergian ke daerah terpapar maka akan masuk status ODP karena harus dipantau. Ini menyebabkan jumlah ODP meningkat, tapi ODP bukan pasti positif,” katanya.

Aryadi menekankan, peningkatan ODP tidak perlu membuat panik masyarakat. Sebab, semakin banyak ODP maka semakin meminimalissir potensi penyebaran Covid-19 di NTB.

Data yang diperoleh Dinas Kominfotik NTB dari Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB menyebutkan, hingga Sabtu (28/3) di NTB tercatat 2 kasus positif Covid-19.

Sementara jumlah ODP secara komulatif sebanyak 759 orang. Dari jumlah itu yang sudah lepas dari pemantauan sebanyak 209 orang, sehingga masih ada sebanyak 550orang dalam status ODP.

“Peningkatan jumlah ODP ini justru menujukan bahwa NTB serius dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Dan masyarakat tidak perlu panik karena ODP belum tentu terpapar Covid-19,” katanya.

Data yang sama menyebutkan, jumlah Pasien Dalam Perawatan (PDP) di NTB secara komulatif tercatat sebanyak 42 orang. Dari jumlah itu, yang sudah selesai pengawasan sebanyak 19 orang, sehingga tersisa 23 kasus PDP.

“Kemarin tercatat 20 kasus PDP dan hari ini bertambah 3 kasus, terdiri dari 1 kasus di Lombok Barat, 1 kasus Lombok Timur, dan 1 kasus di Dompu. Sehingga total PDP per hari ini 23 orang. Tapi ini juga belum tentu positif Covid-19 karena masih dilakukan pemeriksaan swap di labkes,” sebutnya.

Aryadi mengatakan, saat ini Pemprov NTB terus berupaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah NTB. Edukasi, sosialisasi dan penyemprotan disinfektan juga terus dilakukan bersama dengan Pemda Kabupaten dan Kota di NTB.

Pemprov NTB juga sudah memasang sejumlah Box Disinfektan Sprayer di Bandara dan sejumlah objek vital yang ada.

Menurutnya, yang paling penting adalah partisipasi masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah. Terutama dalam hal penerapan sosial distancing, menerapkan pola hidup sehat, dan menghindari kerumunan orang dalam jumlah banyak.

“Jadi peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. Perlu kesadaran bersama untuk memerangi penyebaran Covid-19 ini,” pungkasnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button