BMKG : Waspadai Perubahan Cuaca Peralihan Musim di NTB

Lombok Barat, Talikanews.com – BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat menyampaikan supaya masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca pada periode peralihan musim sesuai iklim dasarian Provinsi NTB tanggal 20 Maret 2020.

Petugas BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Ni Made Adi Purwaningsih menyampaikan kondisi terkini iklim. Curah hujan di NTB pada dasarian II Maret umumnya dalam kategori rendah hingga menengah. Curah Hujan kategori tinggi hanya terjadi di sebagian wilayah Lombok Barat bagian Selatan dan Utara serta sebagian kecil wilayah Kabupaten Sumbawa Barat bagian barat.

Untuk curah hujan tertinggi tercatat di Pos Hujan Narmada sebesar 227 mm/dasarian. “Sifat hujan pada dasarian II Maret 2020 umumnya Atas Normal hampir di seluruh wilayah NTB,” ungkapnya Jumat (20/03).

Dia menjelaskan, Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) umumnya dalam kategori Masih Terjadi Hujan (0 hari) hingga kategori Sangat Pendek (1-5 hari) pada tanggal updating. HTH terpanjang terpantau di Pos Hujan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur sepanjang 7 hari.

Kondisi dinamika atmosfer lanjutnya, hingga saat ini ENSO masih menunjukkan kondisi Netral. Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi Angin Baratan namun, sudah mulai melemah dan mulai beralih menjadi angin timuran.

Melihat pergerakan MJO saat ini lanjutnya, sedang tidak aktif di Benua Maritim. Hal ini mengurangi potensi pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan di wilayah Indonesia termasuk wilayah NTB. “Peningkatan ataupun penurunan curah hujan juga bisa didukung oleh faktor topografi dan kondisi lokal masing-masing wilayah,” kata dia.

Mengenai peluang curah hujan dasarian III Maret 2020, rendah hingga menengah, dengan peluang terjadi hujan >20 mm/dasarian sebesar 80- 90 persen dan peluang terjadi hujan >50 mm/dasarian sebesar <60 persen di hampir seluruh wilayah NTB.

Adapun dampaknya, dengan kondisi yang diprediksi akan memasuki peralihan musim di wilayah NTB. Oleh sebab itu, masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologis seperti hujan lebat, angin kencang, angin puting beliung dan tanah longsor. (TN-red)

Exit mobile version