Suhu Tubuh Tinggi, Penumpang Lion Air JT648 CGK – LOP di Larikan ke RSUD Provinsi NTB

Lombok Tengah, Talikanews.com – Salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT648 CGK – LOP (Jakarta – Lombok) inisial R di larikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, lantaran suhu tubuh mencapai 39 derajat setelah terdeteksi thermal scaner.

Kronologis kejadian, pada pukul 15.32 Wita, R tiba di Bandara Internasional Lombok menggunakan pesawat Lion Air JT648 dari Jakarta.

Informasi di serap media ini, sekitar pukul 16.05 wita petugas KKP menemukan salah seorang penumpang suhu badan 39 derajat terbaca thermal scaner.

Penumpang tersebut langsung di bawa ke ruang Isolasi KKP kedatangan internasional dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas KKP selanjutnya sekitar puku 17.25 Wita penumpang dirujuk ke RSUP mataram, menggunakan kendaraan Ambulance dari RSUP.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Provinsi NTB, Dr Nyoman membenarkan ada rujukan dari KKP BIL ke RSUP. Saat ini di tangani tim RS untuk pemeriksaan lebih lengkap laboratorium dan rontgen.

“Nanti diputuskan apakah di rawat, di isolasi atau diruang biasa,” ungkapnya Jumat (06/03).

Dia menyampaikan, alat scanner untuk mendeteksi suhun tubuh di BIL itu, terjadi peningkatan suhu tubuh terhadap salah seorang penumpang asal Sumbawa Barat. “Biasanya tetdeteksi apabila lebih dari 38 derajat. Karena banyak orang di Bandara, ketika ada orang baru datang suhu tubuhnya tinggi akan segera diketahui,” kata dia.

Disatu sisi, Manager Communication dan Legal Bandara Internasional Lombok (BIL), Arif Hariyanto mengaku sudah koordinasi dengan tim di Terminal kedatangan. Jadi sesuai arahan pemerintah, informasi terkait penumpang yang terdeteksi memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius di Bandara bisa langsung dikonfirmasi ke KKP.

“Ini menjaga agar tidak terjadi kesimpangsiuran dan kami menjaga ranah masing-masing, mas. Bisa dikonfirmasi ke koordinator KKP Kelas II Mataram. Sesuai prosedur mereka yang menangani terkait corona di Bandara,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button