Mendagri: Lulusan UNU NTB jadi “Brain Tsunami”, Bagaimana Gubernur?

Mataram, Talikanews.com – Menteri Dalam Negeri Prof.H.M Tito Karnavian, menghadiri acara wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB yang berlangsung di Hotel Lombok Raya, Selasa (03/03).

Pada kesempatan itu, Tito mengucapkan selamat kepada wisudawan/wisudawati atas kelulusannya dan sekaligus juga kepada UNU NTB atas wisuda gelombang pertama.

“Mudah-mudahan dari gelombang ini akan muncul gelombang-gelombang lain yang berkembang menjadi tsunami yaitu tsunami otak (brain tsunami),” ungkapnya di dampingi Gubernur, Dr Zulkieflimansyah seusai menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP dan Satlinmas di Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram.

Tito mengatakann bahwa “tsunami” para cendikiawan NU di masa yang akan datang akan menjadi bagian yang sangat penting bagi bangsa ini. Pendidikan merupakan suatu metode, tetapi salah satu pilar utama bangsa ini untuk tetap tegak berdiri itu adalah pilar NU.

“Saya sangat mendukung strategi yang baru dipakai oleh NU dalam rangka untuk mengawal pendidikan, tidak hanya berbasis pada pendidikan tradisional pesantren tapi juga pendidikan modern seperti universitas yang sekarang ini sudah terakreditasi. Sehingga nanti bantuan dari pemerintah dan pihak-pihak lain untuk membesarkan nama NU,” kata dia

Mantan Kapolri itu berpesan kepada para wisudawan/wisudawati untuk bergerak dan bekerja di daerahnya masing-masing agar dapat menanamkan pemahaman tentang ideologi NU di semua kalangan. Sehingga pilar ideologi akan kuat dan menjadi NKRI agar tidak akan goyah. “alah satu benteng ideologi bagi negara kita yang tercinta ini adalah ideologi NU,” tegas.

Senada disampaikan oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah. Dia berpesan agar wisudawan/wisudawati tidak berhenti belajar dan berusaha untuk melanjutkan program studi ke luar negeri.

“Bukan karena kualitas pendidikan di NTB ini rendah, pengalaman kami kebetulan saya ini SMA nya di Australia dan kuliahnya di Jepang, sempat kuliah di Belanda, sempat kuliah di Inggris, Swiss dan Amerika, punya pengalaman untuk bercerita pada adik-adik tentang anak NTB,” ujarnya.

Sapaan Dr Zul mengatakan, hampir semua tempat di seluruh dunia yang pernah di kunjungi, anak NTB selalu menjadi ketua pengajian. Oleh karena itu, diharapkan lulusan UNU dapat belajar dan berkiprah di dunia internasional. (TN-red)

 

Related Articles

Back to top button