LTM Mulai Promosikan Destinasi Wisata Pulau Sumbawa, 150 Buyer Terbaik sudah Siap

Mataram, Talikanews.com – Lombok Travel Mart (LTM) mulai fokus kembangkan sekaligus promosikan destinasi wisata yang ada di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, secara maksimal. Hal itu disampaikan, ketua panitia LTM ke-7, Ade Devi Handayani, saat menggelar kegiatan Lombok Travel Mart (LTM) Magical Moyo, dengan mendatangkan 150 buyer, Minggu (01/03), di Golden Palace Mataram.

Sapaan Ade itu menjelaskan destinasi-destinasi terbaik di pulau Sumbawa sudah saatnya dipromosikan lebih optimal.

“Air Terjun Mata Jitu sudah eksis jadi ikon wisata Sumbawa, bahkan sudah mendunia. Jadi, kami yakin, di LTM VII ini nanti, paket-paket wisata yang disiapkan para Seller akan sangat menarik,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, ada beberapa spot istimewa sudah dipersiapkan seperti, Poto Jarum, spot snorkeling di perairan menuju Pulau Moyo, Sumbawa. Istimewa, karena spot ini dikategorikan sebagai spot underwater dan snorkeling terbaik di wilayah perairan Moyo.

Untuk diketahui, kunjungan wisatawan dunia ke Lombok semakin meningkat setiap tahunnya. Sebelum bencana gempa Lombok tahun 2018 lalu, Lombok merupakan salah satu tujuan destinasi favorite di Indonesia. Dengan kunjungan wisatawan yang semakin meningkat, juga berkembangnya pariwisata di provinsi NTB, para industry pariwisata khususnya travel agent di luar Lombok pun berlomba-lomba ingin menjual paket wisata ke Lombok juga Sumbawa, namun masih banyak dari travel agent tersebut yang belum menemukan agent partner yang sesuai dengan keinginan mereka.

Melihat potensi ini, DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB pada tahun 2014 yang lalu kemudian menginisiasi event yang diberi nama Lombok Travel Mart. Event yang digelar dengan konsep table top B2B (Bussiness to Bussiness) ini mempertemukan seller dan buyer dengan tujuan menjalin kerja sama dalam menjual paket-paket Wisata di Lombok.

Tahun ini, DPD ASPPI NTB kembali mengadakan agenda tahunan terbesar yang bertajuk Lombok Travel Mart ini. Penyelenggaraan Lombok Travel Mart yang ke-7 tahun ini mengusung tema “Magical Moyo” dengan target 150 buyer domestic juga oversea dan 50 seller terbaik di Lombok dan Sumbawa.

Para Seller berasal dari stakeholder kepariwisataan NTB, diantaranya, para pengelola Hotel, Restaurant, Pokdarwis, juga Desa Wisata. Di LTM ke-7 ini nantinya mereka akan menjual paket-paket wisata pulau Lombok dan juga pulau Sumbawa kepada para kelompok buyer yang disiapkan dari para pengelola Travel Agent terbaik Indonesia dan mancanegara yang melalui proses seleksi yang sangat ketat, dari 400 pendaftar hanya dipilih 150 buyer terbaik.

Oleh para panitia, LTM edisi ke-7 ini dikonsep dengan special, memperkenalkan dan mengangkat salah satu destinasi favorit di pulau Sumbawa menjadi tema kegiatan LTM-7. “Magical Moyo”, mengangkat daya pikat Pulau Moyo dan air terjun Mata Jitu yang merupakan tempat favorite Liburan Keluarga Kerajaan Inggris dan banyak artis-artis ternama dunia.

DPD ASPPI NTB menilai forum bisnis berskala Internasional ini sangat penting bagi pemerintah Provinsi NTB untuk memperkenalkan destinasi-destinasi yang ada di pulau Sumbawa, sebagai bentuk kerja nyata DPD ASPPI NTB untuk mengembalikan pesona pariwisata Lombok-Sumbawa pada dunia dan diharapkan menjadi katalisator pariwisata di Nusa Tenggara Barat, khususnya Sumbawa pasca bencana gempa tahun 2018 yang lalu.

Terkait hal itu, Ketua ASPPI NTB, Ahmad Ziadi, optimis LTM 7 akan mencapai target terbaik. Setiap tahun, gawe rutin ASPPI melalui travel mart, telah menghubungkan para buyer dan seller terbaik di bidangnya masing-masing. Apalagi tahun ini post tournya merupakan destinasi kelas dunia.

“Di dua tahun terakhir, pelaksanaan LTM selalu berhasil mendatangkan ratusan pelaku pariwisata aktif. Di tahun lalu, LTM VI mengumpulkan 175 Buyer dan 35 Seller. Memang lebih sedikit dari LTM V di tahun 2017. Bagaimana pun, kita memang masih harus menyesuaikan dengan masa pemulihan efek dari musibah gempa Lombok di Agustus 2018,” tutur Ahamd Ziadi.

Aktifitas unik lain yang telah menanti peserta Lombok Travel Mart ke-7 lanjutnya yaitu, Visit Marente yang menonjolkan momen coffee time. Desa Marente yang merupakan kampung kelahiran Gubernur NTB ini memiliki banyak potensi pariwisata. Beberapa yang terbaik, desa ini merupakan sentra penghasil Kopi bercitarasa mewah.

Ada pula Air Terjun Agal yang tingginya sampai 300 meter. Jarak tempuh menuju spot air terjun, sekira 1.5 jam perjalanan dari parkiran, sehingga nyaman untuk siapa pun. Desa yang subur dan asri ini cocok untuk adventure, camping ground, wisata alam, juga ekowisata. (TN-red)

Related Articles

Back to top button