Komisi IV DPRD Loteng Dorong APH Usut Tuntas Oknum Pendamping PKH Nakal

Lombok Tengah, Talikanews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, apresiasi langkah Aparat Penegak Hukum (APH) yang merespon adanya dugaan penyelewengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi masyarakat kurang mampu tersebut.

Malah Komisi IV DPRD Loteng yang membidangi Kesejahteraan Masyarakat itu mendorong APH segera usut tuntas oknum pendamping PKH nakal.

“Kami sangat menyayangkan adanya oknum pendamping PKH yang diduga melakukan penyelewengan bantuan untuk masyarakat miskin tersebut. Kami mendukung dan mendorong APH usut tuntas,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H. Supli, SH, Sabtu (29/02).

Supli mengatakan, program keluarga harapan ini murni dihajatkan untuk masyarakat miskin yang tidak perlu ada pemotongan apalagi di mainkan oknum tertentu.

Politisi PKS ini juga mengaku bahwa, banyak laporan masuk ke meja kerjanya dengan kasus berbeda terutama mengenai adanya pemotongan bantuan setiap ada pencairan. Parahnya lagi, kartu PKH tidak di pegang oleh masyarakat keluarga penerima manfaat (PKM) melainkan kartu itu di pegang ketua kelompok atau pendamping.

“Karena terlalu banyak laporan yang sama terutama dugaan kecurangan yang di lakukan oknum pendamping. Sehingga tidak bisa dibiarkan lagi, harus di usut tuntas,” kata dia

Bagi Supli, ada yang aneh, informasi dari beberapa Kelurahan/Desa di Loteng, aparat pemerintahan tidak dilibatkan oleh pendamping PKH, sampai – sampai pihak kelurahan/Desa tidak tau berapa jumlah keluarga penerima manfaat yang ada di Kelurahan/Desa itu.

“Ini kan cukup aneh, oleh sebab itu, besok pagi (Minggu, red) saya akan temui KPM di Kelurahan itu,” ujarnya.

Dia juga akan panggil Dinas Sosial Loteng untuk klarifikasi dan minta penjelasan terkait bagaimana sistem pencairan juga pengawasan atas laporan masyarakat, terlebih ada aksi demo.

“Kita akan coba dalami sistemnya, jika ada yang salah, kita akan perbaiki. Tapi, jika persoalan menyangkut oknum pendamping nakal, iya langsung minta ganti bila perlu dorong APH usut tuntas,” tutupnya (TN-03).

Related Articles

Back to top button