Ekonomi

Komisi III DPRD Loteng Tuding Dinas PU Lindungi Kontraktor

Lombok Tengah, Talikanews.com – Komisi III DPRD Lombok Tengah geram atas sikap rekanan atau kontraktor yang mengerjakan Tiga Paket pembanguanan Gedung Kantor Camat. Dimana, pekerjaan belum tuntas dengan anggaran Rp 8,2 Miliar, namun rekanan CV Total Karya Utama malah sudah angkat kaki, sehingga tuding ada dugaan sengaja dilindungi pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Loteng.

Lepasnya tanggungjawab rekanan itu terungkap, saat salah satu Konsultan Pengawas yakni Ketut Adi membeberkan bahwa CV. Total Karya Utama selaku pihak ketiga telah meninggalkan proyek tersebut sejak 11 Nopember 2019.

“Saya kaget ketika salah satu Konsultan Pengawas yang ada di lokasi saat itu memberitahu bahwa kontraktor sudah meninggalkan proyek sejak 11 Nopember 2019. Sementara pembangunan gedung kantor Camat itu baru mencapai 85 persen. Ini menjadi pertanyaan ke Dinas PU, ada apa, apakah sengaja disembunyikan,” ungkap ketua Komisi III DPRD Loteng, Andi Mardan, Selasa (25/02)

Menurut politisi Partai Demokrat itu, kepergian pihak ketiga itu diduga sengaja ditutupi oleh Dinas terkait dengan menempatkan sejumlah pekerja untuk melanjutkan sisa pekerjaan yang di duga ditinggalkan oleh pihak rekanan.

“Harusnya disetiap lokasi harus jelas pengawasan. Disana ada pak Camat dan kayaknya Dinas tau dan bisa jadi itu ditutupi kepergiannya,” kata dia.

Andi Mardan menjelaskan, kalau merujuk kontrak pengerjaan, sudah lewat per 31 Desember 2019 dan sudah melewati perpanjang waktu selama 50 hari. Artinya pihak ketiga ini kena Finalti.

“Mestinya, tidak boleh ada pengerjaan lagi jika dilihat dari batas kontrak dan batas waktu perpanjanan selama 50 hari itu. Buktinya sampai hari ini masih aktivitas,” tegasnya.

Terkait tudingan itu, Kepala Dinas PU Loteng Lalu Firman Wijaya, membantah isu kepergian CV. Total Karya selaku pihak ketiga yang mengerjakan Tiga Gedung Kantor Camat itu.

Baca juga:  Pemkab Lombok Loteng Resmi Kerjasama Dengan PT. PNM Dalam Pengembangan Koprasi dan UKM

“Kontraktornya masih ada niat dan ikhtiar untuk menyelesaikan tanggung jawabnya. Kalaupun pekerjaan tersebut tidak selesai tepat waktu, tapi ada ketentuan yang mengaturnya,” pungkas Firman (TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button