Pemerintahan

Gubernur NTB Persilahkan Kades Studi Banding, Ini Tanggapan Mereka

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menganjurkan juga mempersilahkan para Kepala Desa untuk studi banding, bila perlu hingga ke Luar Negeri.

“Saya menganjurkan kepala desa untuk melakukan studi banding kepada desa-desa yang sudah sukses. Jangan alergi untuk studi banding, mengunjungi tempat-tempat yang bisa menghasilkan inovasi bagi para kepala desa,” ungkapnya saat rapat kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 Provinsi NTB, Selasa (25/02), di Mataram.

Saran Gubernur itu disambut baik dengan tepuk tangan oleh para Kepala Desa seperti halnya Kepala Desa Dorokobo, Kabupaten Dompu, Taufik. Dirinya sepakat dan setuju apa yang disampaikan Gubernur.

Bagi dia, studi banding itu penting dilakukan. Tanpa studi banding, sulit menemukan hal-hal baru atau inovasi untuk membangun desa.

“Pengalaman-pengalaman di desa lain bisa kita terapkan di desa kita, meskipun tidak harus persis sama,” katanya.

Senada disampaikan Kepala Desa Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Hasbih. Dia sependapat dengan ide Gubernur yang menganjurkan untuk studi banding.

Ia menilai program tersebut akan meningkatkan kinerja kepala desa, terutama menyangkut hal-hal baru yang bisa diterapkan di desa masing-masing. Apalagi potensi pertanian, peternakan serta potensi alam di desanya perlu dikelola dengan baik dan semua itu membutuhkan pembelajaran dari desa desa yang sudah maju.

“Kami setuju. Kita akan menemukan inovasi yang bisa diterapkan di desa kita,” ujarnya.

Kepala Desa Sangiang, Kabupaten Bima, Syafruddin juga sepakat karena, karena dengan belajar ke desa lain yang sudah maju, akan membawa perubahan bagi kemajuan desanya.

“Ini program sangat bagus, saya dukung. Karena, desa desa kami di Bima itu perlu melakukan studi banding. Saya yakin, desa kita akan ada perubahan,” pungkasnya (TN-red)

Tags

Related Articles

Back to top button