Hukum & Kriminal

Kapolda NTB Turunkan Tim, untuk Dalami Penjual dan Pembeli Senyawa Sianida di KSB

Mataram, Talikanews.com – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Irjen Pol Tomsi Tohir mulai mendengar isu maraknya peredaran bahan kimia jenis sianida di tataran masyarakat khususnya para penambang ilegal di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Oleh sebab itu, dirinya perintahkan jajaran untuk turun mendalami siapa pembeli dan penjual, agar segera tangkap. “Ini tidak bisa dibiarkan, harus di usut mulai dari pembelinya dulu untuk ungkap penjual,” ungkapnya di Mataram.

Sapaan Tomsi ini mengaku, baru mendengar informasi ada peredaran senyawa sianida itu di KSB secara bebas. Karena, biasanya di kawasan marak tambang lebih di dominasi senyawa merkuri.

Menurutnya, penjualan senyawa sianida maupun merkuri tidak dilarang selama memenuhi ketentuan aturan. Misal, senyawa sianida di KSB diperbolehkan hanya untuk kebutuhan PT AMNT saja. “Nah, kalau benar ada beredar dan terjual bebas di KSB. Kita akan perintahkan anggota turun mendalami, jika benar, terlebih tidak kantongi izin, langsung tangkap saja,” kata dia.

Tomsi menambahkan, senyawa sianida berbahaya untuk kesehatan dan itu biasa digunakan pada kebutuhan tambang emas dan perak, bisa juga membunuh hama tikus serta membunuh berbagai jenis semut yang mengganggu tanaman.

Jika terkena senyawa itu, dapat menyebabkan lemas, bingung, tingkah laku aneh, kantuk berlebihan, koma, sesak napas, sakit kepala, pening, dan serangan bisa terjadi bersamaan bila keracunan sianida dalam jumlah tinggi.Biasanya, kalau seseorang keracunan sianida secara tiba-tiba dan langsung akut.

“Kami ambil langkah ini untuk mencegah maraknya penambangan emas ilegal juga. Terlebih, NTB dicanangkan zero illegal tambang yang canangkan Pemerintah Provinsi demi mendukung kemajuan pariwisata,” pungkasnya (TN-red)

Tags

Related Articles

Back to top button