Daerah

Tak Tahu, Disnakertrans NTB Sarankan Suami TKW yang Terbelenggu di Irak Lapor Polisi

Mataram, Talikanews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Barat, tidak mengetahui ada warga Desa Batunya Lombok Tengah, yakni Zuriati sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) saat ini terbelenggu di Irak Negara Timur Tengah, lantaran berangkat diduga menggunakan Paspor atas nama orang lain.

Kepala Disnakertrans NTB, Agus Patria lebih menyarankan pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres setempat atau Polda NTB khususnya Unit Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Lebih baik dilaporkan saja ke aparat penegak hukum supaya bisa ditelusuri mafia calo atau PJTKI,” ungkapnya Jumat (14/02).

Agus Patria menyampaikan, akan lakukan koodinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri terkait informasi adanya salah satu warga NTB yang jadi TKW menggunakan Paspor orang lain beralamat Jawa Barat itu. Terlebih, kondisi Zuriati menurut keterangan suaminya yakni Mahrup, dalam keadaan sakit dan umur tidak layak dipekerjakan.

“Jelas kita akan koordinasi dengan Kemenlu karena mereka yang newakiki negara terhadap permasalahan WNI di Luar Negeri. Disini ada kedutaaan yang ditugaskan dan punya kewenangan dan koordinasi ini, daerah akan lakukan,” kata dia.

Agus Patria menegaskan, kalau benar Zuriati berangkat tanpa sepengetahuan Suaminya dan benar menggunakan Paspor orang lain, jelas ini ilegal.

Menurutnya, sampai saat ini belum ada keterlibatan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Karena, kalau melihat kronologis maupun cerita dari Suaminya Zuriati, ada keterlibatan para perekrut dan penampung juga ada penyalurnya.

“Ini bisa dikatakan ada kerja mafia TKW,” cetus dia

Agus Patria mengimbau kepada masyarakat yang ingin bekerja ke Luar Negeri supaya menggunakan jalur legal atau resmi melalui perusahaan yang sudah nemperoleh izin. (TN-red).

Tags

Related Articles

Back to top button
Close