Daerah

Diduga Gunakan Paspor orang, Zuriyati Terbelenggu di Irak

Lombok Tengah, Talikanews.com – Aneh bin ajaib. Kata itulah yang patut diucapkan terhadap salah seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dusun Bagek Tenten, Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah.

Bagaimana tidak, Zuriyati bisa sampai di Negara Timur Tengah, yakni Irak diduga menggunakan paspor atas nama orang lain yaitu Carsinah dari Jawa Barat.

Kisah Zuriyati yang menggunakan Paspor orang lain itu terungkap setelah suaminya menerima telepon dari istrinya yang meminta dipulangkan karena tidak bisa berbuat apa-apa, masih terbelenggu di Irak.

Mahrup adalah suami sah dari Zuriati. Mahrup menceritakan, sekitar bulan Juli tahun 2018 lalu. Zurriyati (istrinya) berpamitan untuk mengikuti pengajian di Ponpes Muhajirin Praya dan izin untuk menginap di keluarga.

Setelah Empat hari kemudian, Mahrup menerima telpon dari nomor luar negeri yang tidak ia kenal dan ternyata suara ditelpon tersebut adalah istrinya Zuriyati sendiri. Dalam percakapan, Zuriati memberitahu suaminya bahwa dirinya sudah ada di Kota Bagdad Irak.

“Ketika mendengar pengakuan itu, saya langsung sock dan heran. Kenapa Istri saya tiba-tiba sudah di Irak, siapa yang mengizinkan pergi,” ungkapnya, Kamis (13/02).

Mahrup mengaku, selama istrinya di Irak, jarang berkomunikasi dengan dirinya, namun terkadang telepon ke anaknya Nirmala Inmanila. Itupun pengakuan istrinya, bisa telepon, harus sembunyi tanpa sepengetahuan Majikan karena takut diketahui oleh majikan.

Yang membuat lebih aneh, setelah istrinya berada di Irak, pernah ada seseorang mendatanginya yang tidak dikenalnya untuk meminta tanda tangan persetujuannya.

Namun saat itu, Mahrup (suami) dari Zuriati menolak, malah meminta kepada orang tersebut supaya Zuriyati dipulangkan karena sudah tua dan sudah tidak layak lagi untuk bekerja di luar negeri sebagai pembantu rumah tangga.

Baca juga:  Tak Tahu, Disnakertrans NTB Sarankan Suami TKW yang Terbelenggu di Irak Lapor Polisi

Menurut Mahrup, Zuriyati bisa berangkat dan sampai di Irak kemungkinan menggunakan Paspor orang lain atas nama Carsinah yang alamat di Paspor itu Jwa Barat dan bukan menggunakan identitas Zuriati sendiri.

Paspor atas nama Carsinah itu didapat istrinya saat bekerja di Arab sekitar tahun 2005 lalu. Di karenakan Paspor Zuriyati saat itu hilang dan terpaksa menggunakan Paspor Carsinah yang saat itu ia pegang.

“Saat ini, Zuriati tidak bisa pulang karena tidak kantongi identitas asli. Saya minta kepada pemerintah agar memulangkan Istri saya, supaya bisa berkumpul sediakalanya,” cetus Mahrup.

Pengakuan juga muncul dari Nirmala Inmalina anak kandung Zuriyati. Nirmala mengaku, ibunya sering menelpon untuk meminta pulang karena sudah sakit-sakitan.

Awal mula, Nirmala tidak megetahui siapa yang berangkatkan ibunya ke Irak. Namun, setelah dicari tahu oleh suaminya di ketahui bahwa ibunya itu diberangkatkan oleh oknum diduga calon PJTKI inisial HJ warga Lombok Barat.

“Ibu saya, bukan sekali ini aja berangkat menjadi TKW ke luar negeri melainkan sudah 6 kali dan yang terakhir ini yang tidak diketahui siapa yang berangkatkan dan tanpa seizin dari keluarga dalam hal ini bapak saya,” tutur Nirmala.

Oleh sebab itu, dirinya meminta kepada oknum sponsor atau calo yang memberngkatkan ibunya supaya segera dipulangkan.

Nirmala juga minta bantuan pemerintah supaya ada pemulangan ibunya dan penyelesaian hukum terhadap oknum calo.

Media ini berusaha mencari tahu alur perjalanan Zuriati dan menemukan oknum travel yang mengantarkan Zuriati sampai Bandara saat pemberangkatan tahun 2018, inisial H B, alamat Pekat Daye Desa Batunyala Praya Tengah.

Pengakuan dari H B, dirinya hanya sebatas jasa travel yang mengantarkan Zuriyati ke BIL saat itu. Malah, dengan terang-terangan H B menuturkan bahwa, saat itu, ada satu group berjumlah Lima orang yang didalamnya zuriyati minta dihandle ke bandara dan dirinya angan mengantarnya hingga Bandara.

Baca juga:  Siap Amankan Pemilu 2019, TNI-POLRI Gelar Apel Bersama

“Saya disuruh oleh teman dari Bandung namanya inisial H J,” paparnya.

Terkait hal itu, H J yang berusaha di hubungi media ini, namun belum berkenan merespon. (TN-tim)

Tags

Related Articles

Back to top button