Nasional

Peneliti Mancanegara ini Gelar Riset illegal Mining di UTS NTB

Sumbawa, Talikanews.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Nusa Tenggara Barat, melakukan kolaborasi riset dengan para peneliti dari Mancanegara berbasis edukasi bidang lingkungan dan pertanian.

Tidak tanggung-tanggung, 11 anggota riset asal Rusia, Perancis, Vietnam, dan Thailand itu berkunjung ke Sumbawa guna melaksanakan observasi lebih lanjut, Selasa, (11/02)

Adapun beberap fokus utama riset meliputi wastewater (pengolahan air limbah), illegal mining, dan perkebunan sayur-sayuran. Dimana, nantinya di Sumbawa akan ada proyek percontohan untuk implementasi di daerah lain atau negara lainnya.

Terkait itu, Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah mengapresiasi adanya kolaborasi riset tersebut. Karena bisa menjadi ruang pertukaran pemikiran antara peneliti dalam negeri dan luar dan diharapkan bisa melahirkan inovasi bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga :  Gubernur NTB Sebut Jabatan Itu Penuh Kesunyian

Sapaan Dr Zul menyinggung program industrialisasi yang sedang dilaksanakan Pemprov NTB. Salah satu strategi dalam industrialisasi adalah dengan mengirim dosen ataupun mahasiswa menimba ilmu di negara-negara Eropa.

“Salah satu strategi pembangunan industri lokal adalah dengan mengirim dosen dan mahasiswa untuk belajar di negara-negara Eropa. Salah satunya Rusia, yang akan dimulai tahun ini,”kata dia.

Pendidikan di Indonesia lanjutnya, bukan berarti kurang bagus, namun dengan dikirimnya mahasiswa NTB menimba ilmu ke Eropa, wawasan dan cara pandang mereka akan menjadi lebih luas.

“Bukan semata-mata karena pendidikan di indonesia kurang bagus, tapi begitu kembali mereka membawa paradigma yang baru untuk mengembangkan daerah sendiri,” pungkasnya (TN-red)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close