Pemerintahan

Komisi IV DPRD Loteng Bongkar Dugaan Permainan Pengangkatan PTT Puskesmas Ganti

Lombok Tengah, Talikanews.com – Komisi IV DPRD Loteng membongkar adanya dugaan permainan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Puskesmas Ganti Kecamatan Praya Timur.

Permainan yang di anggap menyalahi aturan itu terbongkar setelah Komisi yang membidangi pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat ini melakukan investigasi.

Ketua Komisi IV DPRD Loteng H. Supli, mempertanyakan dasar hukum Kepala Puskesmas Ganti mengangkat PTT yang masa bakti dibawah 5 tahun. Sedangkan menurut aturan yang boleh diajukan atau di angkat sebagai PTT itu merupakan tenaga honorer yang sudah mengabdi diatas 5 tahun.

“Dasar hukumnya yang perlu kami ketahui dan ini menjadi pertanyaan,” ungkapnya Selasa (28/01).

Lain halnya disampaikan Legewarman. Anggota Komisi IV ini justru memberikan pemahaman kepada Kepala Puskesmas bahwa, ketika ingin angkat PTT harus mengacu pada yang sudah lama mengabdi supaya tidak tumpang tindih.

“Pengangkatan PTT itu harus sesuai kompetensi dan lama mengabdi, jangan yang masuk tahun 2019 itu yang diajukan. Sementara yang masuk honor tahun 2015 itu tidak diusulkan,”  kata Lege.

Terkait hal itu Kepala Puskesmas Ganti L. Dedy Sofian Hady mengaku, pengangkatan PTT itu berdasarkan kebutuhan berdasarkan hasil kajian dan penilaian kinerja tenaga honorer di PKM.

“Kita angkat berdasarkan penilaian layak dan tidak sesuai kinerja,” ujarnya.

Jawaban Kepala Puskesmas itu dibantah Kepala TU Puskesmas Ganti, Lalu Haelan. Justru dirinya tidak mengetahui ada pengangkatan PTT karena tidak dilibatkan dalam diskusi mana yang layak dan tidak untuk diangkat.

“Itu bohong, selama ini saya selaku kepala TU tidak pernah di libatkan oleh Kepala Puskesmas dalam pengangkatan PTT harusnya saya diajak berdiskusi,” pungkasnya.(TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button