Danrem 162/WB Kunjungi BPBD Loteng sekaligus Pantau Pencairan Dana Stimulan Rehab Rekon

Lombok Tengah, Talikanews.com – Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Kasdim 1620/Loteng Mayor Inf Dian Aksmiyandita kunjungi Kantor BPBD Lombok Tengah sekaligus meninjau dan memantau proses pendebetan dan pencairan dana stimulan rehab rekon bagi korban gempa bumi lombok oleh Bank Mandiri, pada Selasa (28/01).

Proses pencairan bantuan dana stimulan dari Pemerintah pusat untuk warga terdampak gempa terus dilakukan hingga batas waktu.

Dihadapan media, Danrem 162/WB menjelaskan, bantuan dana stimulan dari Pemerintah harus sudah terserap oleh masyarakat terdampak gempa dalam bentuk rekening Pokmas sampai 31 Maret 2020 sehingga tidak menghambat proses percepatan rehab rekon.

Dia mengatakan, pembuatan rumah tahan gempa (RTG) membutuhkan proses yang lumayan berat, mulai dari proses verifikasi, penetapan SK, proses pencairan dana hingga mencari tukang bangunan.

“Untuk mencapai target pembangunan 100 persen dengan batas waktu hingga 31 Maret 2020 membutuhkan tukang yang banyak sehingga harus dilakukan pengecekan dan pengawasan,” kata dia.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga menyampaikan jumlah warga terdampak gempa di Kabupaten Lombok Tengah pada tahap ini sebanyak 655 dari jumlah keseluruhan 10.089 KK.

“Sisa sebanyak 655 KK ini harus segera dibangun setelah menerima dana, dan jangan digunakan untuk kepentingan yang lain,” harap Danrem.

Danrem juga mengingatkan para Pokmas, Fasilitator dan Aplikator agar serius dan maksimal dalam pembangunan RTG dan jangan ada pemikiran, apalagi disalah gunakan atau tindakan-tindakan yang dapat merugikan korban gempa dan pemerintah.

“Jika ada yang main-main dan mengambil keuntungan dari proses rehab rekon ini, maka akan diberikan sanksi hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku, karena beberapa oknum yang nakal sudah ditindak pihak Kepolisian untuk dilakukan langkah hukum agar tidak terulang lagi, apa lagi dalam situasi masyarakat yang sedang dilanda musibah,” pungkas Danrem 162/WB. (TN-red)

Related Articles

Back to top button