Tunda Aksi, Aliansi Pembela Pahlawan beri Tenggat waktu untuk DPRD NTB

Mataram, Talikanews.com – Gabungan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pembela Pahlawan NTB dan Negara, tunda aksi yang sudah dijadwalkan pada Senin (27/01) ke DPRD NTB. Akan tetapi penundaan itu bukan berarti diam, melainkan memberikan tenggat waktu bagi DPRD NTB agar segera menerbitkan rekomendasi perubahan nama BIL ke BIZAM hingga Rabu mendatang.

Kordinator Umum (Kordum) Aliansi Bela Pahlawan Dan Negara NTB Faturrahman mengatakan, tim negosiasi masih terus melakukan komunikasi agar dewan segera membahas dan menerbitkan rekomendasi.

Bila sampai tenggat waktu dewan tidak menerbitkan rekomendasi, Faturrahman mengancam akan kembali menggelar unjukrasa bahkan akan menduduki kantor dewan sampai surat rekomendasi tersebut di terbitkan.

“Kami akan menduduki gedung dewan sampai surat rekomendasi tersebut di keluarkan, kami akan mengerahkan 30 ribu massa untuk kembali menggedor kantor dewan ini,” ungkapnya, Senin (27/01) di Sekretariat Dewan NTB.

Hal senada di sampaikan Ketua Pemuda Pancasila Lombok Tengah Samsul Qomar. Menurutnya segala proses perubahan nama bandara tersebut telah di lakukan, tinggal menunggu rekomendasi dewan.

Qomar menegaskan tidak ada alasan DPRD NTB untuk menunda ataupun tidak menerbitkan rekomendasi tersebut.

“Semua proses sudah di lakukan, tinggal rekomendasi dewan provinsi aja, jadi segera terbitkan rekomendasi tersebut, tidak ada alasan untuk menunda bahkan tidak mengeluarkan rekomendasi perubahan nama bandara tersebut,” kata dia.

Mantan anggota DPRD Loteng ini mengaku, saat Mori Hanafi menerima massa aksi pekan lalu, mendukung perubahan nama bandara dan berjanji akan memperioritaskan perubahan nama bandara dalam agenda dewan. Bahkan Mori menyatakan akan menyelesaikan rapat perubahan nama bandara selama satu minggu. (TN-red)

Related Articles

Back to top button