Kades Sengkerang Dituding Langgar Aturan, terkait Pengangkatan Staf Desa

Lombok Tengah, Talikanews.com – Langkah Kepala Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Lalu Awaluddin dituding melanggar aturan terkait pengangkatan staf pembantu desa.

Akibat hal itu, kuat dugaan Kades melanggar
syarat penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Terlebih tidak mampu menjelaskan kepada masyarakat dasar hukum terhadap pengangkatan pembantu staf di kantor desa itu.

“Pengangkatan Staf Desa yang sangat gemuk perlu kami pertanyakan dasar hukumnya dan dari mana sumber anggaran honor para staf pembantu,” ungkap salah seorang tokoh pemuda setempat, Hamzanwadi alias Amaq Bundu, pada Sabtu (25/01)

Dia mempertanyakan urgensi penambahan staf pembantu untuk di Kantor Desa Sengkerang. Padahal PADes Sengkerang tahun 2019 Rp. 0,-.

“Patut kami curigai karena Kades Sengkerang berani secara membabibuta melakukan pengangkatan pembantu staf baru,” kata dia.

Menurutnya, banyaknya staf di kantor Desa mambuat pelayanan tumpang tindih dalam mengelolaan dana desa (DD). Karena mengelola DD itu tidak seperti mengelola perusahaan TKI, untuk itu dirinya meminta kepada Kepala DPMD Kabupaten Lombok Tengah untuk segera turun ke kantor Desa Sengkerang melakukan pengawasan.

“Saya minta DPMD turun untuk melakukan investigasi dan segera membawa kasus ini ke APH supaya Kades tidak semaunya dalam menerapkan kebijakan yang tidak ada manfaatnya buat masyarakat Desa,” tegasnya.

Terkait hal itu, Kepala Desa Sengkerang Lalu Awaludin membantah adanya pengangkatan staf desa yang diduga asal-asalan.

“Saya melakukan pengangkatan staf itu berdasarkan kebutuhan dan melalui mekanisme musyawarah mufakat bersama tokoh masyarakat,” pungkasnya (TN-03)

Related Articles

Back to top button