Politik

PKB Tunda Kirim Berkas Dua Bacalon Pilkada Lombok Tengah 2020 ke DPP

Mataram, Talikanews.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat, HL Hardian Irfani menyampaikan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) belum mengeluarkan rekomendasi terhadap bakal calon kepala daerah yang ikut Pilkada di Tujuh Kabupaten/Kota di NTB.

Hal itu disebabkan karena, para bakal calon yang mendaftar dan mengikuti proses pemaparan visi misi beberapa waktu lalu, belum dikirim ke DPP untuk mengikuti fit and proper test tanggal 27 sampai 30 Januari mendatang.

“Siapa yang bilang sudah mendapatkan rekomendasi atau dukungan dari PKB, itu tidak benar. Rekomendasi itu dikeluarkan ketika para Bacalon sudah ikuti fit and proper test di DPP,” ungkapnya, Kamis (23/01) di Mataram.

Dia mengatakan, PKB ada mekanisme untuk menilai mana Bacalon layak di usung maupun tidak. Akan terlihat dari hasil fit and proper test karena menjadi indikasi menentukan Bacalon yang akan diusung pada Pilkada Tujuh Kabupaten/Kota di NTB tahun 2020 ini.

Hardian memaparkan jumlah Bacalon yang sudah mengikuti pemaparan visi-misi dan akan direkomendasikan ikut fit and proper test di DPP seperti di Kabupaten Dompu, sebanyak Empat orang, kemudian Kabupaten Bima hanya Hj Indah Rahmayanti Putri,
Kabupaten Sumbawa sebanyak Lima orang, di Sumbawa Barat masih dirapatkan. Sedangkan Kabupaten Loteng sebanyak Tujuh orang akan direkomendasikan ke DPP, Dua diantaranya masih dipertimbangkan karena belum memenuhi syarat. Untuk Kabupaten Lombok Utara hanya H Johan Samsu, dan Kota Mataram yakni H Makmur Said dan Badruttamam Ahda.

Ini nama-nama Bacalon yang sudah ikuti pemaparan visi-misi di DPW PKB NTB yakni
yakni Ir. H. Lalu Makmur Said dan H. Badruttama, Ahda (Kota Mataram). H. Djohan Samsu (KLU), kemudian Ir. Syarifudin Jarot (Sumbawa) , Dr. Andi Tirta (Sumbawa), Dewi Noviani, (Sumbawa), Dr. Drs. A. Rahman Alamudy (Sumbawa), Dr. Saharudin (Sumbawa).

Baca juga:  Dr Zul Dorong Maman Lawan IDP di Pilkada Bima

H. Burhanuddin Jafar Salam (Sumbawa), H. Husni Jibril (Sumbawa), H. Irwan Rahardi (Sumbawa), Ir. Mokhlis (Sumbawa), Nurdin Ranggabarani (Sumbawa), Drs. H. Syarifudin H. M.Noer (Kabupaten Bima), Ir. Suryadin (Kabupaten Bima), Hj. Iriani Bambang
H. Ihtiar (Dompu), Arifuddin (Dompu), Nurlaela Chairunnisa (Dompu), Dr. Ir. H. W. Musyafirin, dan Fud Syarifudidin, (KSB).

Kemudian, Drs. H. Mahmud Abdullah (Sumbawa), Hermawansyah (Sumbawa), H. Bangun (Lombok Tengah), H. L. Fathul Bahri (Lombok Tengah), H. L. Putria (Lombok Tengah) H. Lalu Aksar Ansori (Lombok Tengah), Drs. H. Humaidi (Lombok Tengah), Ir. H. Dwi Sugianto (Lombok Tengah).

Ada juga H. Masrun (Lombok Tengah), H. Puaddi (Lombok Tengah), Ferdian Elmansyah (Lombok Tengah), Hj, Indah Dhamayanti Putri (Kabupaten Bima), Ir. Suryadin (Kabupaten Bima) dan Drs. HM. Nur Yasin
Mustakim Patawari (KSB).

“Kalau yang Dua orang dari Loteng, kita tidak bisa sebutkan namanya. Yang jelas, setelah mereka ikuti fit and proper test di DPP, akan ada pleno dan di umumkan siapa saja ynag dimandatkan, paling cepat Minggu ke 2 bulan Februari mendatang,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button