Daerah

Pembangunan Smelter PT AMNT Terancam Batal, Ini Penyebabnya

Foto :Ilustrasi

Sumbawa, Talikanews.com – PT AMNT mulai membersihkan lahan lokasi pembangunan Smelter beberapa waktu lalu.

Hanya saja, di area lahan rencana pembangunan Smelter itu terancam batal dari jadwal yang sudah ditentukan terkendala, masih ada beberapa lahan milik warga setempat belum dibebaskan pihak PT AMNT.

Abdul Mutalib salah satu dari pemilik lahan yang bersebelahan dengan lokasi pembersihan PT AMNT, malah dengan tegas mengatakan, tidak akan menjual lahannya jika syarat yang diminta seperti bisa diakomodir bekerja di perusahaan tersebut direalisasikan.

“Saya tetap bertahan tidak akan menjual lahan itu jika syarat yang diajukan belum dipenuhi. Biarkan saja mereka membersihkan lahan sebelahnya asal jangan bersihkan lahan saya, jika sampai lahan saya di sentuh, jelas saya akan tempuh jalur hukum,” ungkapnya Sabtu (18/01).

Baca juga :  Verifikasi Desa Pemekaran Diperketat

Dia malah akan segera tanami jagung lahan yang dimilikinya dalam waktu dekat.

“Mau diapakan, kan tidak mungkin saya biarkan lahan itu kosong tanpa ditanami, iya saya manfaatkan dengan tanami Jagung saja,” kata dia.

Info yang diserap media ini, masih ada beberapa lahan milik warga setempat belum dibebaskan. Namun, pihak PT AMNT tetap melakukan pembersihan.

Untuk diketahui, rencana pembangunan Smelter oleh perusahaan tambang PT AMNT itu sangat ditunggu pemerintah daerah NTB khususnya.

“Saya menduga, ada sesuatu dibalik pembersihan dilakukan PT AMNT. Malah itu kuat dugaan hanya akal-akalan untuk mendapatkan inzin ekspor yang akan habis bulan Februari mendatang,” tutup salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga :  Hari Ini, Tim Covid-19 Kota Mataram Rapid Test 28 Supir Taxi dan Ojol, Reaktif Langsung di Isolasi

Terkait hal itu, Head of Corporate Communication Manager PT AMNT,
Kartika Octaviana, dikonfirmasi menjelaskan bahwa secara umum, progress berjalan sesuai rencana. Namun, tantangan bagi PT AMNT yakni terus berupaya meningatkan ke ekonomian proyek Smelter tersebut.

“Sebagain besar lahan untuk keperluan Smelter sudah dibebaskan,” ujarnya.

Saat ini lanjutnya, PT AMNT akan mengajukan rencana ekspor untuk 12 bulan mendatang pada quartal 1 – 2020 ini.

“Informasi secara lebih rinci akan disampaikan setelah pengajuan resmi ke pemerintah,” tutupnya (TN-red)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close