Hasil Produksi Industrialisasi Pakan Ternak NTB Diharapkan Tembus Australia

Lombok Timur, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, luncurkan Unit Pengolahan Pakan Ruminansia, Kelompok Tani Ternak (KTT) Bareng Mele II, Kelurahan Kelayu Jorong, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Rabu (15/1).

Peluncuran UPP Ruminansia merupakan pengolahan pakan ternak dengan perpaduan bahan baku dari daun Lamtoro, Kulit Kacang, Dedak dan Bungkil Inti Sawit ini disaksikan Bupati Lombok Timur, Drs. H. M. Sukiman Azmy, juga Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi.

Pada kesempatan itu, Gubernur menegaskan bawa kunci suksesnya industri peternakan harus dibarengi dengan adanya industri pabrik pakan yang bagus. Dengan demikian akan mampu bersaing dengan kemajuan peternakan di negara lain seperti Australia.

“Tidak mungkin peternakan akan bagus tanpa adanya pabrik pakan,” kata dia.

Untuk itu ke depan, Gubernur berharap, kesuksesan petani ternak bukan dari hasil menjual ternak, namun karena hasil menjual pakan ternak.

Saat ini negara maju industri peternakannya seperti Australia, sangat kekurangan pakan. Sehingga ia berharap ke depan hasil produksi pakan di NTB dapat diekspor ke luar negeri, seperti Australia.

“Kita berharap akan banyak petani ternak yang sukses bukan karena jual sapinya tapi karena jual pakan. Dan ke depan kita harapkan hasil produksi pakan bisa diekspor ke luar negeri,” harapnya.

Menurut gubernur, pengembangan industri pabrik pakan merupakan hal yang harus digesa saat ini. Ia berharap dengan peluncuran UPP Ruminansia itu, merupakan langkah awal yang dimulai dari hal kecil dan akan terus mampu ditingkatkan menjadi lebih besar dimasa akan datang.

“Semoga dengan launching ini, industri pakan kita akan maju dan industri peternakan kita juga akan semakin maju,” pungkasnya.

Sapaan Dr Zul menyerahkan Asuransi Ternak Sapi/Kerbau kepada Kelompok Tani Ternak Geger Girang, KTT. Pade Pacu dan KTT. Permai, sebesar Rp 10 juta dan Rp 6,5 juta. (TN-red)

Related Articles

Back to top button