Politik

Ikut Berpolitik, Bawaslu Lombok Tengah Panggil Kepala Dinas Tenaga Kerja

Lombok Tengah, Talikanews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Tengah, memanggil Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, H. Masrun karena, terindikasi ikut politik praktis.

Hanya, pemanggilan Bawaslu tersebut tidak ditanggapi oleh bakal calon kepala daerah Kabupaten Lombok Tengah tersebut.

Komisioner Bawaslu Loteng, Baiq Husnawati menjelaskan bahwa, pemanggilan H. Masrun karena seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Lombok Tengah dan terindikasi melakukan politik praktis sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 tahun 2004 yang melarang ASN ikut dalam politik praktis dan juga Undang-Undang Nomor 5 tahun 2012 tentang ASN yang diantaranya menyatakan tentang netralitas ASN dalam politik.

“Kita sudah panggil Kepala Dinas Tenagakerja Dan Transmigrasi untuk dimintai keterangan karena terindikasi keterlibatannya dalam politik praktis, terlebih saat ini H Masrun masih aktif sebagai ASN,
tetapi tidak memenuhi panggilan itu. Malah, mengutus salah seseorang,” ungkapnya Selasa (14/01).

Baiq Husnawati mengatakan, pemanggilan itu bentuk mengingatkan bahwa H Masrun merupakan pejabat ASN. Karena, Bawaslu tidak bisa memberikan sanksi, apalagi mengikat ASN yang terlibat politik praktis dengan Undang-undang Pemilu. Paling tidak bisa di jerat dengan Undang-undang ASN.

“Memang saat ini Bawaslu tidak bisa memberikan sanksi kepada ASN yang terindikasi terlibat politik praktis hanya sifatnya teguran saja tetapi akan bisa saja kena Undang-undang ASN,” kata dia.

Husna menambahkan, bukan hanya H. Masrun saja yang akan di panggil tetapi Bawaslu juga akan memanggil semua ASN yang terindikasi terlibat dalam politik praktik seperti Doktor Budiman, Lalu Wirahman, H.L Normal Suzana.

“Pokoknya Bawaslu akan panggil semua ASN yang terindikasi politik prakris dan nama nama itu sudah kita lis tinggal di panggil,” tutupnya (TN-03)

Tags

Related Articles

Back to top button
Close