DPW PKB NTB Akan Dengarkan Visi-Misi Bacalon Kepala Daerah

Mataram, Talikanews.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat akan gelar penyampaian visi dan misi para bakal calon kepala daerah yang akan berkompetisi pada Pilkada 2020 Tujuh Kabupaten/Kota di NTB.

Kegiatan penyampaian visi dan misi tersebut akan berlangsung di Mataram, mulai tanggal 10 sampai 12 januari 2020.

“Ingat, semua proses ini tidak ada biaya alias gratis. Tidak boleh ada pungutan,” ungkap ketua DPW PKB NTB, HL Hardian Irfani, Sabtu (04/10) di Mataram.

Dia menyampaikan, progres penjaringan bacalon bupati/wakil bupati di Tujuh kabupaten kota di NTB yang dilaksanakan oleh PKB sudah memasuki tahapan pemaparan visi- misi di tingkat DPW.

Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPW PKB NTB , H. Makmun, SH,M.Kn menyampaikan bahwa DPW PKB melalui tim penjaringan akan melaksanakan penyampaian Visi dan Misi terhadap para Bacalon yang telah mendaftar di DPC PKB di Tujuh kabupaten Kota di NTB.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau terhadap para bacalon untuk menyiapkan diri serta waktu dan wajib mengikuti kegiatan tersebut. Kemudian DPC yang belum menyelesaikan pendaftaran di tingkat DPC untuk menyegerakan pendaftaran, serta meminta para bacalon yang belum mendaftar untuk segera mendaftarkan diri maksimal sampai tanggal 9 nanti agar bisa menyesuaikan jadwal mengikuti pemaparan visi dan misinya seperti DPC PKB Lombok Tengah.

“Pemaparan visi- misi ini adalah bagian dari uji kelayakan dan kepatutan (UKK), yang menjadi acuan untuk mendapat rekom mengikuti fit and propertes di DPP PKB yang akan lebih dalam menggali potensi bacalon. Karena, peta koalisi dukungan, kesiapan pemaparan dan lain lain. Jadi penyampaian visi misi ini berbeda dengan fit and propertes,” kata dia.

Mendampingi ketua Syuro, Ketua DPW serta Sekertaris DPW PKB NTB, H. Makmun juga menambahkan soal
proses pemaparan ini nantinya akan di kemas dalam dua metode. Pertama, bentuk penyampaian searah, artinya para bacalon menyampaikan ke masyarakat secara terbuka.

Metode kedua yakni pendalaman visi- misi yang dilakukan secara tertutup (searah) dalam hal ini tanya jawab setelah menyampaikan visi dan misinya. Para bacalon diminta menyiapkan diri dengan serius.

“Lagi sekali, catatan bahwa PKB tidak memungut biaya pendaftaran bentuk apapun,” tegasnya.

Makmun menambahkan pendaftar sesuai data yang masuk dari DPC dan proses pendaftaran sudah selesai seperti di Kabupaten Lombok Utara (KLU) hanya 1 orang, di Kota Mataram dua orang, Kabupaten Sumbawa sebanyak 12 orang,
di Kabupaten Sumbawa Barat ada empat orang. Kemudian Kabupaten Dompu sebanyak Lima orang, di Kabupaten Bima sebanyak Empat orang.

“Khusus Kabupaten Lombok Tengah, belum masuk karena, masih proses atau belum selesai. Sehingga total saat ini sebanyak 28 bacalon bupati/walikota maupun calon wakil,” pungkasnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button